Mars Sebesar Bulan = Hoax

Tak lama ini, kita dapat berita kalau planet tetangga kita, Mars bakal membengkak sebesar Bulan kita pada tanggal 27 Agustus kemaren. Ternyata semua itu hanyalah Hoax. Tadi malam para peneliti di seluruh dunia hanya melihat bulan tak lebih dari sekedar bintang yang pijarannya begitu cerah. Selain itu, tepat pukul 00.30 tadi malam, para peneliti dan pengamat langit lainnya akan begitu beruntung melihat 4 planet sekaligus dalam 1 malam, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus

Posisi Mars yang dikatakan oleh hoax tersebut sangat jauh dari logika kita sendiri. Cobalah lihat, titik dekat Mars ke Bumi yang bisa dicapai adalah 50 juta km. Walaupun Mars lebih besar daripada Bulan, hal ini tidak akan membuat Mars bakal menjadi Bulannya Bumi yang kedua. Butuh jarak yang jauh lebih dekat lagi untuk mencapai keadaan ini.

Hoax ini sendiri sudah beredar sejak tahun 2003 via e-mail, blog-blog, bahkan lewat situs jejaring sosial kayak Facebook. Hoax ini selalu beredar tiap tahun setiap menjelang 27 Agustus. Hal ini berkaitan dengan fenomena yang disebut oposisi Mars dan Bumi pada 27 Agustus 2003. Saat itu, Mars memang berada pada posisi oposisi atau jarak terdekat dengan Bumi dalam 60.000 tahun terakhir. Namun, dengan jarak 55,7 juta kilometer saat itu Mars hanya terlihat sedikit lebih besar berupa titik yang berona merah. Dengan teleskop terlihat sebagai bulatan kecil berwarna merah saja. Nah berikut adalah foto yang diambil tadi malam oleh para peneliti.

Jadi, Mars tidak akan menemani bulan. ^^

Pergerakan benda-benda langit yang beredar di orbitnya masing-masing dengan keunikannya memang memberikan pemandangan langit yang selalu dinamis dan indah. Pada saat-saat tertentu bulan sabit pun terlihat seperti tersenyum dengan dua planet yang menemani di atasnya. Mempelajari fenomena astronomi tak hanya menambah wawasan, tetapi juga mengingatkan akan keindahan alam dan Penciptanya.

Nah, kalo begini kita dapat pelajaran khan… Kalo nerima informasi cerna dulu baik-baik. Tinjau dari segi demi seginya dulu… OKEH????

Sumber dan kutipan

http://sains.kompas.com/read/2010/08/27/11085511/Malam.Ini.Mars.dan.Venus.Bercumbu

http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=3424

Advertisements

Magdeburg Water Bridge: Jembatan Air di Atas Air

Biasanya nih, kalau kita lihat jembatan dibuat untuk membantu mobil atau kendaraan darat lainnya menyebrangi sungai, danau kecil dan sebagainya. Nah, gimana kalo ada jembatan yang bisa digunakan kapal-kapal atau perahu untuk menyebrangi sungai? Hek, ngapain gag di sungai aja berlayarnya. Aneh nih kamu.

Nah, jembatan seperti itu dapat kita temukan di Jerman. Namanya adalah Magdeburg Water Bridge atau di Bahasa Indonesiakan menjadi Jembatan Air Magdeburg. Jembatan ini dibuat untuk melintasi sungai Elbe dengan tujuan untuk menghubungkan 2 kanal penting, yaitu Elbe-Havel Canal dan Mitterlandkanal. Kanal tersebut bertemu di dekat Magdeburg di sisi seberang sungai dan mengarah ke jantung industri Jerman Ruhr Valley.

Jembatan yang selesai dibangun pada Oktober 2003 ini, sebenarnya sudah direncanakan pembuatannya sejak tahun 1919. Wah udah lama kali ya. Namun, rencana terpaksa diundurkan karena terjadi Perang Dunia II lalu Jerman terpecah menjadi 2. Rencana proyek ini dipegang oleh Jerman Timur sampai bersatunya kembali Jerman. Konstruksi jembatan ini dimulai sejak tahun 1997 dan memakan waktu selama 6 tahun, dibangun dengan sekitar 68.000 meter kubik beton dan 24.000 metrik ton baja dengan biaya seluruhnya  sekitar €500 juta.

Setelah dibuka, jembatan ini banyak digunakan oleh kapal-kapal dari Mitterlandkanal maupun dari Elbe-Havel Canal. Setiap kapal akan menempuh jalur zig-zag sepanjang 12 kilometer. Di setiap ujung kanal terdapat 2 pintu yang membantu kapal berlayar ke tempat yang lebih rendah (kanal).

Sumber dan kutipan

http://en.wikipedia.org/wiki/Magdeburg_Water_Bridge

http://www.adipedia.com/magdeburg-water-bridge-jembatan-air-di-jerman/

Planet terkecil di Luar Tata Surya Ditemukan

Bintang seperti matahari dengan tujuh planet yang berbeda, termasuk salah satu bagian terkecil yang pernah ditemukan di luar tata surya dan diidentifikasi seluruhnya oleh ilmuwan.

Jika benar, sistem planet di sekitar HD 10180, bintang berjarak lebih dari 100 tahun bercahaya dari tata surya kita, akan menjadi planet terkecil di luar tata surya kita yang pernah ditemukan oleh para ilmuwan. Satu astronom mengatakan itu bukti dari pertumbuhan bahwa alam semesta ini penuh dengan planet.

“Yang benar-benar menyenangkan, ini dapat menunjukkan bahwa ada banyak lagi di luar sana,” kata Alan Boss dari Carnegie Institution of Science berbasis di Washington, yang tidak terlibat dengan penemuan tersebut. “Alam Semesta benar-benar senang membuat planet.”

Meskipun kebanyakan planet diidentifikasi lebih besar, sekitar 13-25 kali massa dari rumah kita, konferensi internasional di Prancis, Selasa (24/8), menyampaikan mereka sudah hampir yakin telah mengidentifikasi satu planet yang hanya 1,4 kali ukuran Bumi.

Itu akan menjadi planet terkecil yang pernah dilihat dalam tata surya di luar sistem matahari kita.

Sejatinya, para ilmuwan telah menemukan sejumlah planet di luar tata surya kita sejak 15 tahun lalu. Mereka pun telah membuat katalognya hingga sekitar 450 buah. Tapi, penemuan ini paling terbatas pada satu, dua, atau tiga planet dalam satu tata surya tertentu. Biasanya, hanya ditemui planet gas raksasa seperti Jupiter atau Saturnus.

Tapi kali ini ditemukan sampai dengan tujuh planet, penemuan baru itu hampir sama besarnya dengan tata surya kita yaitu berjumlah delapan.

Christophe Lovis dari Universitas Jenewa, salah seorang ilmuwan yang menemukan, mengatakan lima planet pertama sebanding dengan Neptunus. “Pada dasarnya, planet yang ditemukan  tersusun dari batu dan es. Mereka memiliki inti yang solid. Tetapi di atasnya lapisan gas, yakni hidrogen dan helium yang paling memungkinkan,” Katanya. “Mereka mungkin tidak ditinggali.”

Keenam adalah mungkin sebuah planet seperti Saturnus. Ketujuh adalah yang terkecil dan terdekat dengan bintangnya.

Penemuan planet ini dilakukan oleh para peneliti dari Swiss, Prancis, Jerman, dan Portugal dan telah diserahkan ke jurnal Astronomi dan Astrofisika.

Dikutip dari

http://www.mediaindonesia.com/read/2010/08/26/164593/45/7/Planet-Terkecil-di-Luar-Tata-Surya-Kita-Ditemukan

(dengan perubahan seperlunya)

Phi dengan Pi???

Bagi yang udah belajar lingkaran, pasti tau ama phi khan??? Ya iyalah, kalau mau mencari luas atau keliling lingkaran, kita bakal ketemu ama yang namanya phi. Nah, sebelumnya saya mau nanya dulu. Berapa besarnya nilai phi itu??? 3,14?? Salah. Lho kok salah, ya udah 22/7 deh. Salah juga tuh. Kok gitu, gag beres nih matematika kamu. Bukan saya yang salah, tapi ada sebagian orang yang masih keliru dan melakukan kesalahan ini sampai saat ini. Nah, sekarang saya akan bilang kalau nilai phi adalah 1,61803399 atau lebih sederhana dengan 1,618. Wah, jadi bingung nih…. Darimana tuh dapet angka-angka aneh itu.

Sebelum saya menjelaskan dari mana asal phi= 1,618, pertama saya mau memberi tahu bahwa π = 3,14. Ah, jadi berbelit nih, itu khan juga phi. π yang ini didapatkan dari hasil perbandingan antara keliling lingkaran dengan diameter pada lingkaran yang sama. Seperti contoh gambar di atas.

Nah, kalau yang 1,618 kita notasikan dengan Φ. Φ sering juga disebut sebagai rasio emas (golden ratio). Kok gitu??? Dari mana asalnya??? Nah, untuk awalnya, saya akan memperkenalkan Bilangan Fibonacci. Bagi yang belum tahu Bilangan Fibonacci itu apa, coba perhatikan barisan bilangan berikut

1,1,2,3,5,8,13,21,34,55,89,144,233,377, 610, 987, 1597, 2584,…

Sekarang coba perhatikan angka pada suku ke-3. Angka pada suku ke-3 diperoleh dari penjumlahan 2 angka yang berada pada suku sebelumnya (yaitu suku ke-1 dan ke-2). Coba lihat suku ke-4, angkanya diperoleh dari penjumlahan angka ke-2 dan ke-3, begitu juga seterusnya. Nah, yang menarik dari barisan bilangan tersebut adalah perbandingannya, coba bandingkan sebuah angka di bilangan tersebut dengan angka sebelumnya, perbandingannya akan menghasilkan atau mendekati rasio emas.

Contoh: Angka pada suku ke-6 akan dibandingkan dengan suku sebelumnya (suku ke-5) = 8 : 5 = 1,6 (mendekati)

Angka pada suku ke-13 akan dibandingkan dengan suku sebelumnya (suku ke-12) = 233 : 144 = 1,618

Seterusnya sejak suku ke-13, perbandingan angka tersebut akan selalu menunjukkan angka 1,618. Oleh sebab itu, disebut sebagai rasio emas.

Rasio emas sering digunakan oleh para arsitek di zaman Yunani dan Romawi dalam membangun kuil-kuil untuk pemujaan dewa dan dewi. Salah satunya yaitu Pantheon di Roma. Bangunan ini menerapkan prinsip rasio emas dalam hal penataan tiang-tiangnya. Selain itu, rasio emas juga terdapat pada cangkang siput. Spiral yang terdapat di cangkang siput akan memiliki perbandingan jari-jari satu sama lainnya dengan harga 1,618. Di tubuh kita sendiri masih ada rasio emas, kita dapat menemukannya dengan membandingkan Jarak antara ujung jari dan siku / jarak antara pergelangan tangan dan siku, Jarak antara garis bahu dan unjung atas kepala / panjang kepala, Jarak antara pusar dan ujung atas kepala / jarak antara garis bahu dan ujung atas kepala, Jarak antara pusar dan lutut / jarak antara lutut dan telapak kaki. Dan masih banyak lagi rasio emas yang dapat kita temukan di alam ini.

Nah, sekarang kita udah tahu kalau π = 3,14 dan Φ = 1,618. Mereka berdua itu sama-sama phi. Tapi yang membedakannya adalah, simbol π  dibaca pi sedangkan Φ dibaca phi (fi). Nah, tadi saya menanyakan phi, bukan pi. Sehingga nilai phi adalah 1,618 dan nilai pi adalah 3,14. Jadi, mulai saat ini jangan mencampuradukkan antara yang pi dengan phi ya. Masih ada orang-orang yang membaca simbol π dengan phi (fi), sehingga sebagian orang bahkan tidak tahu ada perbedaan mencolok di antara mereka berdua. Dilihat dari nilainya aja udah berbeda jauh.

Sumber

http://hendrydext.blogspot.com/2009/04/mengenal-bilangan-fibonacci-lebih-jauh.html

http://www.harunyahya.com/indo/artikel/068.htm

http://en.wikipedia.org/wiki/Phi

http://en.wikipedia.org/wiki/Pi

Dirgahayu Indonesiaku!

Dirgahayu Indonesiaku! Sudah 65 tahun sejak Bapak Soekarno membacakan teks proklamasi di tanggal yang sama, 17 Agustus 1945. Rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke bersorak sorai mendengarkan suara Bapak Soekarno yang membacakan teks proklamasi dari radio. Hari yang dinanti-nanti selama 385 tahun telah datang kepada bangsa ini.

Oh ya, ada hal yang unik juga nih pas proklamasi kemerdekaan Indonesia dulu. Kalau sekarang kita merayakan HUT RI 65 pada bulan suci Ramadhan. Nah, 65 tahun yang lalu, Pak Soekarno juga memproklamirkan kemerdekaan di bulan suci Ramadhan juga.

Nah, sekarang mari kita mulai mengibarkan Sang Merah Putih sambil menyanyikan lagu Indonesia Raya versi panjangnya. Udah pernah belom nyanyi lagu Indonesia Raya versi panjangnya? Yang biasa kita nyanyikan itu cuma bait pertama, sebenarnya ada 3 bait dalam lagu Indonesia Raya. Karena terlalu panjang, maka disederhanakan aja menjadi 1 bait aja. Ayo kita mulai sekarang

Indonesia Raya

Cipt. : W. R. Supratman

I

Indonesia tanah airku,
Tanah tumpah darahku,
Di sanalah aku berdiri,
Jadi pandu ibuku.

Indonesia kebangsaanku,

Bangsa dan tanah airku,

Marilah kita berseru,

Indonesia bersatu.

Hiduplah tanahku,
Hiduplah neg’riku,
Bangsaku, Rakyatku, semuanya,
Bangunlah jiwanya,
Bangunlah badannya,
Untuk Indonesia Raya.

Refrain :

Indonesia Raya,

Merdeka, merdeka,

Tanahku, neg’riku yang kucinta!

Indonesia Raya,

Merdeka, merdeka,

Hiduplah Indonesia Raya.

II

Indonesia, tanah yang mulia,
Tanah kita yang kaya,
Di sanalah aku berdiri,
Untuk s’lama-lamanya.

Indonesia, tanah pusaka,

P’saka kita semuanya,

Marilah kita mendoa,

Indonesia bahagia.

Suburlah tanahnya,
Suburlah jiwanya,
Bangsanya, Rakyatnya, semuanya,
Sadarlah hatinya,
Sadarlah budinya,
Untuk Indonesia Raya.

Refrain

Indonesia Raya,

Merdeka, merdeka,

Tanahku, neg’riku yang kucinta!

Indonesia Raya,

Merdeka, merdeka,

Hiduplah Indonesia Raya.

III

Indonesia, tanah yang suci,
Tanah kita yang sakti,
Di sanalah aku berdiri,
N’jaga ibu sejati.

Indonesia, tanah berseri,

Tanah yang aku sayangi,

Marilah kita berjanji,

Indonesia abadi.

S’lamatlah rakyatnya,
S’lamatlah putranya,
Pulaunya, lautnya, semuanya,
Majulah Neg’rinya,
Majulah pandunya,
Untuk Indonesia Raya.

Refrain

Indonesia Raya,

Merdeka, merdeka,

Tanahku, neg’riku yang kucinta!

Indonesia Raya,

Merdeka, merdeka,

Hiduplah Indonesia Raya.

Sumber

http://en.wikipedia.org/wiki/Indonesia_Raya

Uniknya Logo Kemerdekaan Indonesia

Wah, besok (17/8) kita bakal memperingati HUT negara kita tercinta, Republik Indonesia. Nah, udah pasang bendera belom??? Pasangnya jangan asal-asalan ya, lakukanlah dengan khidmat karena para pahlawan dulu telah susah payah mengibarkan Sang Merah Putih di udara dengan bebas.

Berhubung kita mau merayakan HUT RI ke-65. Coba perhatiin deh logo kemerdekaan disamping ini. Wah, cantik juga khan. Tahukah kamu, ada satu hal yang unik dari logo di samping. Gag tahu??? Hmm… Nih clue nya, coba perhatiin Jumlah bendera di samping atas kanan angka 65. Jumlahnya 6. Lho, kok 6, harusnya kan 5 sesuai satuannya (karena si benderanya deket ma angka satuan… hehehehe), berlebih ya?? atau salah ambil logo tuh.

Bukan! Logo tersebut emang ada 6 benderanya. Dasar penghitungan benderanya bukan dari satuan saja, tapi juga dari angka puluhannya. Nah, coba perhatikan dulu logo kemerdekaan sejak HUT RI ke-60

Dilihat dari awal, di logo tersebut terjadi penambahan bendera sebanyak 1 buah di setiap tahunnya. Bendera di logo kemerdekaan mulai berkibar di HUT RI ke-60 ada sebanyak 1 buah. Nah, bendera ini mewakili 60 bendera lainnya yang berkibar (Kalau ada 60 bendera di logo kemerdekaan, bisa susah tuh si pembuat logo). Pas di HUT RI ke-61, benderanya jadi 2. Bendera paling atas tetap mewakili 60 bendera, sedangkan yang satu lagi mewakili 1 bendera. Jadi, jumlahnya adalah 60 + 1 = 61, begitu juga untuk seterusnya.

Namun, masih ada juga orang-orang atau instansi-instansi tertentu yang masih salah dalam pembuatan logo dalam ucapan selamat, slogan, atau iklan-iklan. Kadang mereka hanya membuat 1 bendera besar di logo tersebut, atau mencetak benderanya hanya sesuai angka satuannya. Nah, kalau begini, kita dapat pelajaran khan kalau melihat sesuatu itu harus jeli. Jangan cepet ambil kesimpulan….OKEH!…. ^^

Get to Know Noetic Science

Bagi yang udah pernah baca karya Dan Brown yang berjudul The Last Symbol pasti udah tahu sekilas tentang ilmu noetic. Lalu, apa sih yang disebut ilmu noetic? Kata Noetic berasal dari kata Yunani nous yang dapat diartikan (meskipun tidak secara akurat) sebagai kesadaran dalam (inner knowing) ataupun kesadaran intuitif (intuitive consciousness) yang merupakan akses langsung terhadap pengetahuan yang melampaui indera normal dan logika pikir kita. Contohnya, Adakah kehidupan setelah kematian? Adakah jiwa? Adakah dimensi lain di balik dunia nyata ini?

Teori Ilmu Noetic adalah sebagai beriku

‘Our thoughts actually interacted with the physical world, whether or not we knew it, effecting change all the way down to the subatomic realm. Mind Over Matter. Which means Human thought can literally transform the physical world. We are the master of our universe.’

Inti dari teori di atas adalah Manusia mengendalikan alam semesta melalui pikirannya

Ilmu Noetic menggunakan metode saintifik untuk menjelajahi inner cosmos–kosmos di dalam pikiran manusia (kesadaran, jiwa dan spirit) dan bagaimana hal tersebut berhubungan dengan outer kosmos–fisik diluar pikiran. Dengan kata lain, ilmu ini mempelajari bagaimana seseorang menjadi sadar akan pengalaman atau kemampuan (intuisi, komunikasi dengan arwah, energy healing, dll) yang nampaknya secara rasional tidak dapat dijelaskan.

Dengan demikian, noetic sciences bila dikembangkan akan mampu menjembatani ilmu-ilmu kuno yang cenderung dikatakan sebagai shamanisme, mistis dan sihir dengan ilmu modern yang berbasis pada variabel-variabel yang terukur secara kuantitatif. Noetic science juga berangkat dari kenyataan bahwa sebenarnya manusia belum memanfaatkan seluruh potensinya yang ada.  Berdasarkan hal itulah kemudian Edgar Mitchell (mantan astronot AS)dan Paul N. Temple (industrialis) mendirikan The Institute of Noetic Sciences (IONS) tahun 1973 untuk mendorong dan melakukan penelitian tentang potensi sesungguhnya manusia. Program-program dalam institut ini termasuk antara lain extended human capacities, integral health and healing dan emerging worldviews. Dengan demikian, topik penelitian di institut ini pun tergolong unik seperti: meditasi, kesadaran, praktik penyembuhan alternatif, spiritualitas, potensi manusia, kemampuan cenayang dan mati suri.

Lebih jauh lagi sebenarnya gagasan dasar noetic sciences tidak jauh berbeda dengan beberapa kepercayaan dan tradisi kuno yang menyatakan bahwa kita semua di alam semesta adalah satu (medan energi), pikiran manusia merupakan energi dan memiliki massa, massa memiliki gravitasi sehingga mampu mempengaruhi dunia fisik disekitar kita. Pemikiran ini tampaknya tidak jauh berbeda dari film dokumenter “the Secret” yang sempat populer beberapa tahun lalu karena secara mengejutkan memaparkan tentang kekuatan pikiran manusia.

Referensi dan Kutipan

http://www.noetic.org/research.cfm

http://en.wikipedia.org/wiki/Institute_of_Noetic_Sciences

http://netsains.com/2010/02/noetic-sciences-gerbang-baru-ilmu-pengetahuan/

http://goject.wordpress.com/2010/05/25/noetic-science-ilmu-noetic/

(dengan pengubahan seperlunya)

Buku

The Lost Symbol by Dan Brown

The Secret by Rhonda Byrne

Penemuan Asteroid di Orbit Neptunus

Tak lama ini, para astronom menemukan sebuah asteroid di wilayah orbit Neptunus. Yang mengejutkan dari penemuan ini adalah, asteroid yang ditemukan berada di zona kosong (tidak ada objek apa pun di zona ini) atau populer dengan sebutan zona mati.

Asteroid yang berada di wilayah orbit Neptunus ini juga ikut mengelilingi Matahari. Asteroid yang diklasifkasikan sebagai Trojan ini ditemukan di area yang sulit dideteksi di dekat Neptunus yang dikenal dengan wilayah Titik Lagrangian L5.

Titik Lagrangian berada di area gravitasi dua planet besar, seperti Neptunus dan matahari, yang seimbang. Hal ini memungkinkan benda yang lebih kecil seperti asteroid untuk tetap stabil dan tetap selaras dengan orbit planet karena mereka mengelilingi matahari.

Wilayah trojan Neptunus memang paling sulit dipelajari karena terletak sangat jauh. Sampai saat ini, para ilmuwan hanya menemukan 6 asteroid yang terjebak di zona L4. Zona L5 merupakan tempat yang susah diteliti karena cahaya terang dari galaksi Bima Sakti membuat sulit dibedakan dengan batuan luar angkasa lainnya.

Trojan L5 Neptunus ditemukan menggunakan teleskop Subaru milik Jepang di Hawaii yang berdiamater 8,2 meter. Mereka kemudian menggunakan teleskop Carniege Magellan yang berdiameter 6,5 meter untuk mengamati dan menentukan orbit objek.

Asteroid ini diperkirakan memiliki diameter 100 kilometer dan diberi nama 2008 LC 18.

Sumber dan Kutipan

space.com/OL-04

http://www.inilah.com/news/read/teknologi/2010/08/13/738191/asteroid-ditemukan-terjebak-di-zona-mati/

http://www.mediaindonesia.com/read/2010/08/14/162087/45/7/Asteroid-Baru-di-Neptunus

(dengan pengubahan seperlunya)

Bocah 13 Tahun Disambar Petir Tanggal 13 Pukul 13:13

Jumat kemarin (13/8), seorang bocah berusia 13 tahun di London Inggris disambar petir tepat pukul 13:13. Wah, ngeri banget tuh. Untungnya, si anak masih selamat dengan luka bakar ringan setelah disambar petir bersama dua orang lagi saat pertunjukan udara di Suffolk, Inggris timur.

Staf bagian St. John Ambulance mengatakan sepanjang hari itu hujan turun lebat, sebelum mereka menyaksikan kilatan petir besar dan suara gemuruh keras di atas perairan di lepas pantai Suffolk. “Kami menerima laporan bahwa seseorang telah disambar petir, jadi kami segera mengirim petugas paramedis kami ke lokasi kejadian, yang diikuti oleh satu ambulan,” kata Rex Clarke, pemimpin tim tenaga relawan St. John Ambulance dalam kejadian itu.

“Sambaran petir dapat membuat jantung seseorang berhenti berdetak secara tiba-tiba, tapi ketika staf relawan kami tiba, anak laki-laki tersebut berada dalam kondisi sadar dan bernafas,” katanya.

Clarke menambahkan dua orang lagi dirawat karena menderita luka akibat terbakar petir selama waktu dua-puluh menit. Dan semua tiga orang itu sedang memegang payung saat disambar petir.

Wah, kalau dilihat dari kejadiannya. Si anak umurnya 13, lalu disambar petir pada hari Jumat tanggal 13, jam 13:13. Hmmm….. lumayan mistis juga nih. Hal ini bisa membuat orang makin percaya  kalau angka 13 benar-benar sial. Bagaimanapun juga kita tetap harus percaya kepada yang satu, Tuhan Yang Maha Esa.

Dikutip dari

http://www.mediaindonesia.com/read/2010/08/15/162269/39/6/Bocah-13-Tahun-Disambar-Petir-Tanggal-13-Pukul-13.13

(dengan pengubahan seperlunya)

Princess Juliana International Airport: Extreme Challenges

Ooops… Jangan shock dulu setelah melihat gambar ini. Pesawat ini gag bakal kecelakaan atau semacamnya. Cuma mau mendarat aja. Lho, kok mendaratnya di pantai yang banyak orangnya? Berbahaya banget tuh. Eps, Jangan salah dulu, pesawat ini memang mau mendarat di bandara. Nah, gag biasa-biasanya nih bandara dekat ama pantai yang dipenuhi kerumunan manusia. Untuk lebih jelasnya, saya akan menjelaskan lebih dalam lagi di posting-an ini.

Princess Juliana International Airport (Indonesia: Bandara Internasional Ratu Yuliana) adalah sebuah bandara yang menjadi pusat keberangkatan dan kedatangan pesawat udara di Pulau Saint Martin bagian Belanda (Pulau ini terletak di daerah Karibia, Pulau Saint Martin ini dikuasai oleh Belanda di selatan dan Prancis di utara). Sejak tahun 2007, bandara ini sudah melayani lebih dari 1,5 juta penumpang dan 10,000 lebih pesawat udara dalam setahun.

Bandara ini telah dibuka sejak tahun 1942 untuk kegiatan militer, baru pada tahun 1943 bandara ini dibuka untuk umum.

Hal yang unik dari bandara ini adalah tingkat kesulitan untuk mendarat dan lepas landas dari runway 10 (Setiap runway diberi nomor sesuai dengan derajatnya terhadap kutub utara, 0′, dan selatan, 180′, jadi setiap runway mempunyai 2 angka derajat di setiap ujungnya). Dalam pendaratan, runway 10 memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Pesawat harus bisa mempertahankan kedudukannya 4 meter dari permukaan laut sebelum mencapai landasan pacu (biasanya, jarak rata-rata dari permukaan laut atau daratan yang dianjurkan adalah sekitar 12 meter). Pilot profesional sekalipun masih merasa kesulitan untuk melakukan pendaratan disini karena jarak runway terlalu dekat dengan pantai, landasan pacu yang pendek, dan banyaknya kerumunan orang di pantai. Sebelumnya, pantai ini sempat ditutup karena berbahaya akan keselamatan penumpang pesawat maupun orang yang di pantai. Namun dibuka kembali karena protes dari berbagai kalangan. Orang-orang biasanya menunggu pesawat-pesawat yang mendarat lalu memotretnya (Kayaknya gag afdol kalo main-main di Saint Martin tapi gag mengabadikan pendaratan pesawat dari dekat ini…. LOL)

Nah, tak hanya pendaratan yang susah dilakukan lewat runway 10. Keberangkatan pun dua kali lebih susah dari pendaratan, karena pesawat harus secepat mungkin lepas landas dan berbelok 180 derajat supaya tidak bertabrakan dengan bukit-bukit di depannya. Waduh, bahaya banget nih. Pas pesawat lagi lepas landas, ada sebagian orang di pantai berdiri di belakang turbin pesawat untuk merasakan kencangnya angin dari turbin tersebut. Walaupun tindakan ini berbahaya dan dilarang oleh keamanan setempat, namun masih banyak orang melakukan sesuatu yang langka ini… LOL.

Dulu sempat ada rencana untuk relokasi bandara ini, namun keterbatasan lahan dan uang memicu pengurungan rencana ini. Sayang kalau bandara ini dipindahkan, jarang-jarang kita bisa nonton bioskop pesawat mendarat nih…. LOL.

Informasi Umum

Nama Asli

Princess Juliana International Airport

Kode Bandara

ICAO: TNCM  IATA: SXM

Alamat

Philipsburg, St Martins

Website

http://www.pjiae.com/

Sumber

http://en.wikipedia.org/wiki/Princess_Juliana_International_Airport