Nudibranchia: Hewan Yang Penuh Dengan Warna

Salah satu hewan yang patut dianugerahkan sebagai Hewan Tercantik adalah Nudibranch. Seperti apakah Nudibranch tersebut???

Nudibranchia berasal dari Bahasa Latin, yaitu nudus yang artinya telanjang, dan brankhia yang artinya insang. Maksudnya disini adalah, hewan yang satu ini dapat dilihat insangnya secara langsung dan jelas, kalau di-Indonesiakan hewan ini sering disebut dengan “Kelinci Air”.

Nudibranchia adalah hewan yang memiliki badan yang lunak, sehingga mereka digolongkan kepada filum Mollusca. Hewan ini biasanya tidak memiliki cangkang saat sudah dewasa. Memiliki kepala bertentakel dan sangat sensitif akan berbagai rangsangan.

Yang paling unik dari hewan ini adalah komposisi warnanya. Warna-warna yang indah dan susunannya yang unik membuatnya pantas mendapatkan penghargaan Hewan Tercantik di Dunia.

Nudibranchia dapat ditemukan hampir di seluruh lautan dunia, namun mereka lebih mudah ditemukan di perairan laut yang hangat.

Sumber

http://www.tongberisi.net/2010/03/hewan-paling-berwarna-di-dunia.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Nudibranchia

http://en.wikipedia.org/wiki/Nudibranch

Advertisements

Sinyal WiFi Mematikan Tumbuhan

Radiasi jaringan wireless fidelity (WiFi) yang memungkinkan kita berkomunikasi secara online menjadi musuh baru bagi pohon-pohon.

Sebuah penelitian di Belanda menunjukkan pohon yang ditanam berdekatan dengan router nirkabel mengalami kerusakan di kulit kayu dan sebagian dedaunan mati. Hal ini menimbulkan kekhawatiran apabila radiasi WiFi berpengaruh pada tubuh manusia.

Kota Alpen aan den Rijn di sebelah Barat meminta penelitian ini lima tahun lalu setelah para pejabat menemukan kelainan yang tidak bisa dijelaskan pada pohon-pohon di sekitar mereka.

Para peneliti mengambil sampel 20 abu pohon, ternyata mereka terkena berbagai macam radiasi selama tiga bulan. Pohon-pohon itu terkena enam sumber radiasi berfrekuensi antara 2412-2472 MHz dan berdaya 100 mW yang berjarak 20 inci.

Selain itu pohon-pohon yang ditempatkan terdekat dengan radio WiFi menyebabkan lapisan epidermis daun rusak bahkan bisa memperlambat pertumbuhan tongkol jagung.

Sekitar 70% dari semua pohon di perkotaan menunjukkan gejala yang sama. Padahal lima tahun lalu hanya sebesar 10%. Tapi pepohonan di kawasan hutan padat tidak terpengaruh.

Namun peneliti dari Universitas Wageningen belum mengkonfirmasi hasil penelitian dan survei mereka, karena dibutuhkan studi lebih lanjut apakah sinyal WiFi disalahkan atas kondisi pohon-pohon di perkotaan.

Ilmuwan lain menyatakan keraguan dari hasil studi. “Karya ini belum diterbitkan dalam jurnal ilmiah. Sehingga kami tidak memiliki rincian penelitian,” kata Dr. Michael Clark dari Health Protection Agency.

“Namun kami mencatat tahun lalu ada klaim di media berita dan sebuah situs bahwa sinya WiFi dan sinyal ponsel berpengaruh pada koloni lebah”.

“Hal-hal seperti ini telah ada sejak lama. Tidak ada yang baru tentang emisi WiFi. Tidak ada bukti ilmiah yang mendukungnya,”kata Marvin Ziskin seorang profesor radiologi dan fisika medis di Temple University, Amerika Serikat.

Studi ini akan menjadi subyek sebuah konferensi di Belanda pada Februari tahun depan.

Dikutip dari

http://m.mediaindonesia.com/index.php/read/2010/11/26/184199/45/7/Sinyal_WiFi_bisa_Mematikan_Pohon

Idul Adha 1431 H

Selamat Hari Raya Idul Adha bagi umat muslim di seluruh dunia

Mohon maaf lahir dan batin

Oh ya, ngomong-ngomong tentang Idul Adha, khusus tahun ini 2010 M/1431 H di Indonesia, ada yang agak beda dari perayaan Idul Adha sekarang. Yaitu perbedaan perayaan Idul Adha sendiri. Sebagian umat muslim sudah ada yang menunaikan shalat Idul Adha kemaren (16/11). Namun, ada juga yang melakukannya sesuai dengan kalender dan keputusan pemerintah, yaitu hari ini, 17 November. Apa yang menyebabkan perbedaan ini terjadi???

Di Indonesia dikenal ada 2 kriteria umum yang digunakan oleh ormas-ormas Islam dan Badan Hisab Rukyat (BHR, terdiri dari wakil ormas dan pakar astronomi dan hisab-rukyat) sebagai perangkat Kementerian Agama. Pertama, kriteria wujudul hilal yang dianut Muhammadiyah. Menurut kriteria itu awal bulan ditandai dengan posisi bulan telah berada di atas ufuk pada saat maghrib atau bulan lebih lambat terbenam daripada matahari. Kedua, kriteria imkanurrukyat, kemungkinan bisa dirukyat yang dianut Persis dan NU (dalam hisabnya) serta BHR. Di Indonesia digunakan kesepakatan kriteria tinggi bulan minimal untuk bisa dirukyat adalah 2 derajat (walau secara astronomi dianggap terlalu rendah).

Tinggi bulan di Indonesia yang sudah di atas ufuk tetapi umumnya kurang dari 2 derajat berpotensi menimbulkan perbedaan penetapan awal Dzulhijjah 1431, sehingga Idul Adha di Indonesia berpotensi terjadi perbedaan. Berdasarkan kriteria wujudul hilal, hilal yang telah wujud pada 6 November menjadi dasar penetapan awal Dzulhijjah pada 7 November dan Idul Adha bertepatan 16 November 2010. Tetapi bila menggunakan kriteria imkanur rukyat (kemungkinan hilal dirukyat), hilal yang masih sangat rendah itu tidak mungkin bisa dirukyat sehingga awal Dzulhijjah sangat mungkin pada 8 November dan Idul Adha bertepatan dengan 17 November 2010.

Nah, itulah penyebab kenapa di Indonesia terjadi perbedaan perayaan Hari Raya Idul Adha. Semoga postingan ini bermanfaat untuk pembaca semua…… ^^

Sumber

http://dunia.pelajar-islam.or.id/dunia.pii/209/potensi-perbedaan-idul-adha-14312010.html

Penciptaan Elemen Besi (Fe) Tercantum Dalam Al-Qur’an

Memang sungguh ajaib, nama salah satu elemen kimia dalam tabel periodik, yaitu besi (Fe = ferrum) bisa menjadi salah satu judul surat dalam kitab Al Qur’an. Dan hal ini diperdebatkan sebagai salah satu hal yang dianggap sebagai salah satu kelemahan Al-Qur’an. Tetapi itulah Al-Qur’an, dan apakah ini akan menjadi salah satu kelemahan, atau malah salah satu pesona yang tak terbantahkan dari Al-Qur’an? Sehingga pertanyaan bagi orang awam tentunya, karakter apa yang menarik pada surat ini? Lalu, mengapa besi dijadikan salah satu nama surat dalam Al-Qur’an? Bukankah emas, misalnya, adalah logam mulia yang lebih berharga?

Surat ini turun di antara masa-masa Perang Uhud, pada awal terbentuknya Negara Islam di Madinah. Oleh karena itu, bisa dipahami jika cukup banyak ayat yang memerintahkan pembaca untuk menafkahkan harta bagi kepentingan umum. Nama surat terambil dari kalimat wa anzalnal-hadida, ayat 25. Ayat seperti ini, menurut pandangan Malik Ben Nabi, laksana “kilauan anak panah” yang menarik perhatian bagi kaum berakal; yang diselipkan di antara pelajaran-pelajaran yang menyangkut ketuhanan.

” Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka al-Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan/turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia (supaya mereka mempergunakan besi itu), dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Mahakuat lagi Maha Perkasa.”Qur’an surah Al-Hadiid 57 : 25

Karakter pertama yang menarik perhatian adalah banyak penafsir menghindari terjemahan wa ansalnal-hadida dengan “Kami ciptakan besi”, padahal secara intrinksik seharusnya. “Kami turunkan besi”, sebagaimana terjemahan “Kami turunkan bersama mereka Al-Kitab dan mizan (keadilan, keseimbangan, keselarasan, kesepadanan)”. Mengapa demikian? Karena dalam bayangan mufasir klasik, bagaimana caranya besi diturunkan dari langit? Apakah dijatuhkan begitu saja?

Namun seiring dengan perkembangan waktu, pengetahuan manusia bertambah. Ilmuwan seperti Profesor Armstrong dari NASA atau Mohamed Asadi berpandangan bahwa “memang besi diturunkan dari langit”. Sains memberikan informasi kepada kita bahwa besi termasuk logam berat tidak dapat dihasilkan oleh bumi sendiri.

Energi sistem tata surya kita tidak cukup untuk memproduksi elemen besi. Perkiraan paling baik, energi yang dibutuhkan adalah empat kali energi sistem matahari kita, dengan demikian besi hanya dapat dihasilkan oleh suatu bintang yang jauh lebih besar daripada matahari, dengan suhu ratusan juta derajat Celsius. Kemudian meledak dahsyat sebagai nova atau supernova, dan hasilnya menyebar di angkasa sebagai meteorit yang mengandung besi, melayang di angkasa sampai tertarik oleh gravitasi bumi, di awal terbentuknya bumi miliaran tahun yang lalu.

Karakter kedua, ketika menjelaskan besi “memberikan kekuatan yang hebat” barangkali pembaca membayangkan senjata pemusnah sekelas ICBM, Intercontinental Ballistic Missile (peluru kendali antarbenua) atau senjata pemusnah massal seperti senjata kimia. Tetapi bukan hanya itu. Nikmat yang paling besar yang diberikan Tuhan kepada umat manusia adalah “desain bumi”. Bumi dan isinya dilindungi oleh Sabuk Van Allen yang membungkus bumi seolah-olah perisai berbentuk medan elektromagnetik berenergi tinggi. Perisai dengan “kekuatan hebat” ini tidak dimiliki oleh planet-planet lain.

Sabuk radiasi yang membentuk energi tinggi, terdiri dari proton dan elektron, mengelilingi ribuan kilometer di alas bumi, diberi nama Sabuk Van Allen. Sabuk ini melindungi bumi dan isinya dari ledakan dahsyat energi matahari yang terjadi setiap 11 tahun sekali yang disebut solar flares. Ledakan dahsyat ini bila tidak ditahan di angkasa dapat meluluh-lantakkan semua kehidupan di bumi, dengan kekuatan setara 100 juta bom atom Hiroshima. Perlindungan juga didapatkan dari serangan badai kosmis yang membahayakan umat manusia. Bagaimana sabuk perisai ini terbentuk? Sabuk ini terbentuk dari inti bumi yang besar, yaitu terdiri dari besi dan nikel. Keduanya membentuk medan magnet yang besar, yang tidak dimiliki oleh planet lain, kecuali planet Merkurius, dengan radiasi yang lebih lemah.

Barangkali kita sekarang paham mengapa besi menempati salah satu judul surat di dalam Al-Qur’an. Inti besi dan nikel “melindungi makhluk bumi” berupa perisai elektromagnetik dengan “kekuatan yang hebat”. Namun yang terpenting, Al-Qur’an ingin menunjukkan kepada pembaca bahwa besi tidak dapat diproduksi di bumi. Oleh karena itu, ia langsung diturunkan dari langit untuk dimanfaatkan oleh manusia sesuai dengan ayat 25.

Harap pembaca juga memperhatikan kodetifikasi di alam raya, solar flares terjadi 11 tahun sekali. Metonic cycle 19 tahun sekali, komet Halley rata-rata 76 tahun sekali mendekati bumi, penyesuaian Kalender Lunar mengikuti siklus 11 tahun dan 19 tahun.

Elemen Berat Besi, Fe-57

Karakter ketiga berhubungan dengan elemen kimia dalam tabel periodik. Kita tidak mungkin menafsirkan Surat Besi tanpa “membedah” elemen kimia besi berikut karakterisistiknya, yang berhubungan dengan kata al- hadid. Tanpa mengenal sifat¬sifat besi, pembaca tidak akan mengetahui “keindahan” Surat Besi ini, yang diletakkan pada nomor 57.

Nilai kata atau al-jumal al-hadid adalah 57. Terdiri dari al (31) dan hadid (26). Tabel al-jumal bisa dilihat pada table berikut :

TABEL NILAI GEMATRIK UNTUK HURUF AL-HADIID

Fakta Pertama
Fakta menunjukkan bahwa besi atau al-hadid mempunyai nilai (al-junmal) 57, sama dengan nomor suratnya, atau (19 x 3). Kelipatan 19 dengan koefisien angka 3. Besi, menurut Peter Van Krogt ahli elementimologi, telah lama digunakan sejak zaman prasejarah, 7 generasi sejak Adam as. Besi adalah salah satu elemen berat, dengan simbol Fe, atau ferrum, yang berarti “elemen suci” dari kata Iren (Anglo-Saxon). Diberi nama ferrum, ketika pemerintahan Romawi, kaisar Roma yang bernama Marcus Aurelius dan Commodus menghubungkan dengan mitos Planet Mars. Ilmu kimia modern mengatakan bahwa besi atau Fe ini mempunyai 8 isotop, di mana hanya 4 isotop saja yang stabil, yaitu dengan simbol Fe-54, Fe-56, Fe-57, dan Fe-58.

Besi mempunyai nomor atom 26, posisinya terletak di tengah-tengah tabel periodik. Sedangkan Fe-57, salah satu isotop besi yang stabil mempunyai 31 neutron. Ini berbeda dengan isotop stabil lainnya, misalnya Fe-56 mempunyai 30 neutron dan Fe-58 mempunyai 32 neutron. Fe-57 juga diketahui mempunyai “ionisasi energi” tingkat ke-3, sebesar 2957 jk/mol (dibulatkan), energi yang keluar untuk mengubah status Fe+2 ke Fe+3. Besi sendiri mempunyai 4 tingkatan energi–itulah mengapa hanya 4 isotop saja yang stabil. Terakhir yang tidak kalah penting, Fe-57 jdga diketahui mempunyai massa atom sebesar 56,9354.

Fakta Kedua
Begitu kita mengenal karakterisitik besi, kita mendapat gambaran banyak hal, misalnya:

  • Salah satu isotop besi yang stabil, Fe-57, mempunyai nomor simbol sama dengan nomor Surat al-Hadid, dan al-jumal dari al-hadid adalah 57 juga.
  • Besi mempunyai nomor atom 26, ditunjukkan oleh al-jumal kafa hadid.
  • Fe-57 mempunyi elektron 31 buah, ditunjukkan oleh al-jumal dari kata “al”.
  • Koefisien 3, dari (19 x 3), ditunjukkan dengan ionisasi tingkat energi ke-3 yang dilepas sebesar 2957 jk/mol. Surat al-Hadid
  • mempunyai ayat berjumlah 29 buah atau kodetifikasi 2957.
  • Peneliti al-Qur’an dari kelompok Fakir 60 di Amerika Serikat menjelaskan bahwa banyaknya kata dalam surat ini seluruhnya adalah 574 kata, sedangkan banyaknya kata dari awal surat sampai dengan ayat ke-25 (kata pertama) adalah 451. Bilangan 574 menunjukkan “Fe-57 adalah salah satu isotop yang stabil dari 4 isotop yang ada” atau berarti juga “yang mempunyai 4 tingkatan energi”.
  • Bilangan 451, banyaknya kata, adalah jumlah bilangan nomor simbol kedelapan isotop besi: Fe-52, Fe-54, Fe-55, Fe-56, Fe-57, Fe-58, Fe-58, sampai Fe-60; yaitu 52 + 54 + 55 + 56 + 57+ 58 + 59 + 60 = 451.
  • Enkripsi pada keempat isotop stabil, Fe-54, Fe-56, Fe-57, dan Fe-58 merupakan kelipatan 19 atau: 54565758 = 19 x 2871882 •
  • Demikian juga massa atom Fe-57, 56.9354 adalah: 569354 = 19 x 29966
  • Bukan suatu kebetulan, jika nomor surat dan nomor ayat besi (QS 57: 25) ditunjukkan dengan angka 19. 5+7+2+5=19
  • Bukan pula suatu kebetulan jika Surat Besi diletakkan di tengah-tengah al-Qur’an, sebagaimana elemen besi nomor 26 terletak di tengah-tengah tabel periodik.
  • Dari sisi matematika, angka 57 clan 29 tergolong ajaib karena angka-angka tersebut merupakan:57×29= 1 + 2 + 3 + 4 + 5 + 6 +…+ 57 atau (19 x 87)

Kata “besi” dalam al-Qur’an disebut 9 kali dalam 6 ayat yang berbeda. Barangkali salah satu keterangan yang menarik dari hal yang menarik lainnya adalah keterangan yang berhubungan dengan “rahasia” Dzulkarnain pada Surat al-Kahfi (18:96), yang berarti “gua”. Ayat tersebut berkisah tentang “pintu besi” yang dibangun oleh Dzulkarnain “di antara kedua puncak gunung”.

Suatu saat akan hancur, ketika kiamat telah dekat. Tanda-tanda kiamat ini menarik perhatian ilmuwan Barat clan juga Winston Churchill, PM Inggris pada tahun 1940-an. Perhatian para ahli arkeologi Muslim terletak pada karakter siapa yang pas untuk Dzulkarnain dalam sejarah? Apakah Raja dari Macedonia (tafsir Yusuf Ali dan Prof. Dr. H. Mahmud Yunus mengatakan Iskandar Dzulkarnain dari Macedonia, sehingga mengundang kritikan ahli sejarah, karena tidak pas), Alexander Agung, ataukah Cyrius Kaisar dari Persia? Sedangkan perhatian Churchill, karena ramalan “perang besar yang akan terjadi” sebelum dunia kiamat, sebagian tercatat dalam Kitab Mulia Al-Qur’an, dengan versi lain jika dibandingkan dengan Bibel. Lalu siapakah Gog dan Magog (versi Barat), apakah kaum Kulit Kuning (Oriental), Hindu, animis, atau Komunis Rusia? Sedangkan Al-Qur’an menyebutnya bangsa Ya’juj dan Ma’juj (al-Kahfi [181:94])? Belum diketahui pasti siapa mereka. Indikasi masa depan, ada berbagai kemungkinan. Namun, satu hal, tampaknya para arkeolog telah menemukan “Pintu Besi” yang dimaksud oleh al-Qur’an di Derbent, termasuk dalam wilayah Uni Sovyet dahulu, seperti tercantum dalam Encyclopedia Columbia, walaupun masih diperdebatkan di kalangan sejarawan modern, siapa sebenarnya yang membangun pintu besi tersebut, Alexander Agung ataukah Cyrius?

Encyclopedia Columbia edisi ke-6, mencatat bahwa Derbent ditemukan pada tahun 438 oleh bangsa Persia sebagai pertahanan yang strategis di Pintu Besi. Benteng tersebut masih ada clan diberi nama Tembok Kaukasia (Caucasian Wall) juga disebut Tembok Alexander. Dibangun oleh bangsa Persia (yang menemukannya) pada abad ke-6, untuk menahan serangan pendatang-pendatang dari daerah Utara.

Dengan demikian, Surat Besi ini menunjukkan keistimewaannya dengan berbagai cara, di antaranya adalah besi diturunkan secara intrinksik dari langit melalui meteorit pada awal terbentuknya bumi, miliaran tahun yang lalu. Besi diketahui mempunyai kekuatan yang dahsyat: inti besi dan nikel membentuk perisai medan magnet bumi dengan energi yang luar biasa untuk menahan solar flares dan badai magnetik angkasa. Sedangkan nomor surat 57 sama dengan al-jumal dari al-hadid (57). Surat ini juga memperlihatkan karakter Fe-57, salah satu isotop besi yang stabil. Selain itu, ditunjukkan dengan kodetifikasi nomor atom (26) dan jumlah elektron (31) yang mengelilingi inti atom besi. Kodetifikasi surat dan ayat juga ditunjukkan dengan jumlah digit nomor surat dan ayat besi (al-Hadid 57: 25), yaitu bilangan’ 19. Ramalan atau prophecy: Besi atau Pintu Besi Dzulkarnain diisyaratkan berhubungan dengan salah satu tanda datangnya kiamat – hancur secara fisik – ketika bangsa yang dinamakan Ya’juj dan Ma’juj menimbulkan kerusakan di bumi.

Dikutip dari

http://www.tongberisi.net/2010/09/ternyata-asal-mula-penciptaan-elemen.html

Pesawat Qantas Mendarat Darurat Lagi

Dua hari berturut-turut, sebuah pesawat Qantas telah dipaksa untuk kembali lagi ke Singapura karena masalah mesin. Kali ini, pesawat Boeing 747 yang membawah 431 penumpang sedang dalam perjalanan menuju Sydney, Australia.

“Boeing 747-400 kembali segera setelah lepas landas dari Bandara Changi,” kata para pejabat penerbangan seperti dilansir BBC News, 5 November 2010.

Salah satu penumpang warga Australia, Ranjan Sivagnanasundaram, mengatakan sekitar 20 menit lepas landa, dia mengaku mendengar ledakan keras.

Pilot meminta penumpang untuk memasukkan kepala dalam posisi menunduk. “Ini sangat mengejutkan. Terutama setelah apa yang terjadi kemarin,” kata dia.

Informasi menyebut, pesawat dengan nomor penerbangan QF6 ini mengalami masalah dengan salah satu mesinnya, tak lama setelah lepas landas. Pesawat berhasil mendarat darurat dengan selamat.

Pada Kamis sehari sebelumnya, pesawat airbus A380 Qantas yang membawa 433 penumpang mengalami kerusakan di udara dalam perjalanan Singapura menuju Australia. Serpihan kerusakan pesawat dengan nomor penerbangan QF32 ini jatuh di beberapa wilayah Batam.

Pesawat kemudian kembali ke Bandara Changi, Singapura setelah berputar-putar untuk habiskan bahan bakar. Lalu, pesawat mendarat darurat.

Akibat kejadian pertama ini, Qantas Airlines menghentikan semua penerbangan airbus jenis A380 miliknya. Penangguhan ini dilakukan setelah kecelakaan penerbangan QF32.

Sumber

http://dunia.vivanews.com/news/read/187173-qantas-mendarat-darurat-lagi-di-singapura

Penyebab Meledaknya Mesin Pesawat Qantas

Pesawat udara milik Qantas Airlines jenis A380 meledak di udara wilayah Batam pada hari Kamis (4/11) kemarin. Suara ledakan yang sangat keras terdengar di Bandara Hang Nadim dan serpihannya ditemukan di sekitar Bandara Hang Nadim, Batam. Pesawat ini lepas landas dari Bandara Changi, Singapura menuju Sydney. Namun, tak lama setelah itu pesawat tersebut mengalami gangguan dan melakukan pendaratan darurat di Bandara Changi. Setelah mendarat ditemukan bahwa turbin ke-2 dari pesawat telah kehilangan penutupnya. Qantas kemudian membekukan semua operasi A380 karena pesawat yang meledak tersebut masih tergolong baru, baru 2 tahun digunakan.

Sebenarnya, apa penyebab mesin pesawat Qantas Airlines meledak???

Kemungkinan meledaknya mesin pesawat Qantas bisa terjadi karena kerusakan berada di depan mesin pesawat sehingga menyebabkan tekanan pada belakang mesin menjadi begitu kuat. Hal ini dapat dibuktikan dari sobeknya bagian sayap kiri pesawat. Tekanan yang begitu kuat ini menyebabkan bagian belakang mesin meledak dan pecahan-pecahannya jatuh menyebar. Hal ini sering disebut dengan “uncontained engine failure“. Kesalahan seperti ini biasanya sangat jarang terjadi pada sebuah pesawat.

Kejadian seperti ini pernah merenggut 55 nyawa penumpang pesawat British Airtours pada tahun 1985. Pesawat yang lepas landas dari Manchester itu tiba-tiba meledak dan terbakar setelah beberapa saat take-off dari bandara.

Sumber

http://www.bbc.co.uk/news/world-asia-pacific-11700401

http://edition.cnn.com/2010/WORLD/asiapcf/11/04/explainer.indonesia.plane.emergency/index.html?hpt=C2

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5813785

Pergi Haji Hanya Dengan Sepeda

Dua pemuda dari Afrika Selatan memiliki cara unik untuk pergi berhaji ke Tanah Suci. Selama 8 bulan, mereka mengayuh sepeda dari Cape Town, Afrika Selatan, hingga ke Arab Saudi untuk memenuhi rukun Islam yang ke-5.

Kedua pemuda yang penuh semangat itu adalah Nathim Cairncross (28) dan Imtiyaz Ahmad Haron (25). Ketika tiba di perbatasan Saudi, keduanya mengaku sangat senang karena akan mewujudkan mimpinya untuk berhaji.

“Kami mengayuh dari Cape Town sampai ke Kerajaan (Arab Saudi) merupakan pengalaman yang melelahkan. Kami ingin pergi dengan cara begini sehingga kita siap menghadapi kerasnya pengalaman dalam menjalankan ibadah haji,” ucap Cairncross yang bekerja sebagai perencana kota kepada Arab News melalui telepon. Demikian dikutip dari Arab News (27/10/2010).

Keduanya memulai perjalanan dengan sepedanya pada 7 Februari alias 8 bulan lalu. Mereka mengayuh melalui Botswana, Zimbabwe, Mozambique, Malawi, Tanzania, Kenya, Turki, Suriah dan Yordania sebelum mencapai perbatasan Saudi.

“Ini adalah haji pertama kami. Kami bisa datang untuk haji dengan pesawat, tapi kami ingin melakukan perjalanan dengan jalan berbeda, jadi kami memilih untuk menggunakan sepeda kami. Apalagi bersepeda adalah sesuatu yang paling kami suka,” lanjut Cairncross.

Mereka berdua telah mengayuh 80 km hingga 100 km per hari dan beristirahat di tenda-tenda atau masjid setelah malam. Begitu fajar menjelang, mereka pun kembali melanjutkan perjalanan.

Di sepanjang jalan, mereka bertemu dengan orang-orang yang sangat baik dan sopan. Di setiap tempat yang dilewati, orang-orang memberi sambutan hangat. Bahkan saat tahu kedua pemuda itu akan berhaji, orang-orang semakin senang.

“Makanan tidak pernah menjadi masalah karena orang-orang menawari kami makanan. Tentu saja, membosankan mengayuh sepanjang perjalanan, terutama saat melewati daerah pegunungan,” tambah dia.

Bahasa adalah masalah besar bagi mereka berdua. Karena itu ketika mulai memasuki negara-negara Arab, mereka memutuskan untuk sedikit belajar bahasa Arab, terutama saat perjalanan melalui Suriah dan Yordania.

“Ketika kami tiba di perbatasan Saudi, para petugas keamanan sangat ramah saat menyapa dan menyambut kami. Mereka juga senang saat tahu kami telah melakukan perjalanan sulit untuk memenuhi impian berhaji,” tutur Cairncross.

“Kami datang dengan anggaran yang sangat kecil, dan kami temukan orang-orang yang menawarkan uang lokal kepada kami dan memenuhi kebutuhan kami,” katannya.

Meski demikian, keduanya tidak mengalami masalah serius selama perjalanan melewati sembilan negara dalam waktu berbulan-bulan. “Yang kami lakukan adalah mengganti ban dan tabung, dan mengepaskan pedal rantai dari waktu ke waktu,” ucapnya.

Ketika ditanya mengapa mereka memilih untuk naik sepeda, Cairncross berkata, “Ini memberi kita banyak kesempatan untuk bertemu dan berinteraksi dengan orang yang berbeda di negara yang berbeda juga.”

Cairncross dan Haron adalah mahasiswa hukum Islam dan mempelajari Syariah. “Saya bergabung dengan satu universitas lalu menyelesaikan kursus perencanaan kota dan sekarang saya bekerja di bidang konstruksi,” jelas Cairncross.

Keduanya belum menikah dan sangat hobi olahraga. Cairncross menyukai selancar angin di sepanjang pantai dan laut, sedangkan Haron, gemar kickboxing dan mendaki gunung. Setelah berhaji, keduanya akan kembali ke rumah melalui Afrika Barat.

Sumber

http://www.tongberisi.net/2010/11/2-pemuda-afrika-selatan-pergi-haji.html

Youth Pledge (English Ver.)

In Indonesia, 28 October marks The Day of Youth Pledge. So, why the Youth Pledge day is so unique in Indonesia???

Youth Pledge is an authentic evidence of the Indonesia’s birth. SO, Indonesia wasn’t born when the Independence declared-17 August 1945, instead of the day when Youth Pledge had been made-28 October 1928. The cause of the Indonesia’s birth is because the youths wanted to be free from the colonialism of Dutch.

Youth Pledgen was born in The 2nd Youth Congress in a building at Jalan Karamat Jaya No. 106 in Waltervreden (now: Jakarta). The leader of the Congress was Soegondo Djojopoespito and was attended by 71 participants from many organizations such as Jong Java, Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Sekar Rukun, PPPI, dan Pemuda Kaum Betawi. The Youth Pledge itself was written by Muhammad Yamin when Mr. Sunario was doing speech in front of participants.

The pledge reads

-In Indonesian

  1. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.
  2. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bebangsa yang satu, bangsa Indonesia.
  3. Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia

-In English

  1. We the sons and daughters of Indonesia, acknowledge one motherland, Indonesia.
  2. We the sons and daughters of Indonesia, acknowledge one nation, the nation of Indonesia.
  3. We the sons and daughters of Indonesia, respect the language of unity, Indonesian.

From those, I would like to give some sightseeing of Youth Pledge.

– The Indonesian Youth Generation should be proud of their country.

– Youth Pledge was born from the unity of Youth Generation at that time.

– We should do as the Youth Pledge reads

Source

http://id.wikipedia.org/wiki/Sumpah_Pemuda

Sumpah Pemuda (Indonesian Ver.)

Setiap tanggal 28 Oktober, Indonesia merayakan Hari Sumpah Pemuda. Sebenarnya, apa yang membuat Sumpah Pemuda menjadi sangat unik???

Sumpah Pemuda merupakan sebuah bukti otentik lahirnya Bangsa Indonesia. Jadi, Bangsa Indonesia bukannya lahir pada hari kemerdekaannya-17 Agustus 1945. Namun, Indonesia sudah lahir sejak tanggal 28 Oktober 1928. Indonesia sendiri lahir karena pada saat itu, persatuan para pemuda untuk bebas dari genggaman kolonialisme Belanda.

Sumpah Pemuda lahir dari Kongres Pemuda II yang diadakan di Bangunan Jalan Kramat Jaya 106 di Waltervreden (Jakarta) yang pada saat itu diketuai oleh Soegondo Djojopoespito dan dihadiri oleh 71 peserta yang berasal dari berbagai organisasi, di antaranya Jong Java, Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Sekar Rukun, PPPI, dan Pemuda Kaum Betawi. Sumpah Pemuda dirumuskan oleh Muhammad Yamin pada saat Mr. Sunario melakukan pidato, kemudian Sumpah Pemuda dibacakan dan dijelaskan oleh Moh. Yamin.

Isi dari Sumpah Pemuda

  1. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.
  2. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bebangsa yang satu, bangsa Indonesia.
  3. Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia

Nah, bertolak dari sejarah dan isi Sumpah Pemuda, saya mau memberikan beberapa argumen.

– Dari sejarah di atas, udah bisa disimpulkan bahwa Indonesia lahir dalam bentuk sebuah persatuan.

– Kita harus bangga dengan Bangsa kita sendiri.

– Kita semua haruslah berjanji sesuai dengan isi Sumpah Pemuda

Sumber

http://id.wikipedia.org/wiki/Sumpah_Pemuda