2010: Tahun Mematikan, Aneh, dan Ekstrim

Gempa bumi, gelombang panas, banjir, letusan gunung berapi, angin topan, badai salju, longsor, dan kekeringan mendominasi pemberitaan media sepanjang tahun 2010.

Tercatat lebih dari seperempat juta orang di dunia meninggal atau lebih banyak dibandingkan korban tewas akibat serangan terorisme sepanjang 40 tahun terakhir.

“Ini terlihat seperti bencana terus-menerus terjadi, seperti ombak yang tak putus,” kata Kepala U.S. Federal Emergency Management Agency Craig Fugate seperti dikutip The Huffington Post, Senin, 20 Desember 2010. “Siklus kejadian 100 tahun sekali kehilangan maknanya pada tahun ini.”

Manusia ikut andil membuat bencana makin mematikan. Konstruksi yang rapuh membuat makin banyak nyawa berpotensi melayang  saat terjadi gempa bumi, angin topan, atau diterjang arus sungai.

Contoh sempurna adalah gempa bumi yang mengguncang Haiti pada Januari 2010. Lebih dari 220 ribu orang tewas akibat konstruksi yang buruk.

Disisi lain, gempa bumi terjadi di Chile Februari 2010, kekuatannya 500 kali lebih kuat dari Haiti. Namun korbannya selisih tajam, kurang dari 1.000 orang. Ini karena konstruksi di Chile lebih baik, mereka juga punya sistem peringatan dini yang baik.

Manusia berkontribusi dalam bencana yang terkait perubahan iklim, seperti gelombang panas dan banjir. Saat cuaca panas mematikan menyerang Rusia, banjir terjadi di Pakistan yang merendam wilayah seluas 62.000 mil persegi.

Gelombang panas dan badai menewaskan hampir 17.000 orang — lebih banyak dari semua korban kecelakaan pesawat di seluruh dunia dalam 15 tahun digabungkan.

Padahal para ahli memperkirakan, cuaca panas yang menyerang Rusia hingga 111 derajat Fahreinheit biasanya terjadi setiap 100  ribu tahun sekali jika tidak terjadi pemanasan global. Data awal juga menunjukan, sebanyak 18 negara di dunia memecahkan rekor cuaca terpanasnya sepanjang masa.

“Bukankan ini mirip tindakan bunuh diri? Kita membangun rumah yang bisa membunuh kita sendiri dalam gempa bumi? Kita juga membangun rumah di zona banjir yang bisa menenggelamkan diri sendiri,” kata Roger Bilham, profesor ilmu geologi di University of Colorado.

Melihat kondisi tersebut, sejumlah ahli yang mempelajari bencana dan kehidupan sepakat bahwa bencana yang terjadi pada tahun ini bukan hanya sekadar tahun yang buruk. Namun juga ekstrim. Ini alasannya:

1. Seberapa mematikan?

Ketika terjadi gempa bumi Haiti, cuaca panas di Rusia, dan banjir di Pakistan dianggap sebagai bencana mematikan, di belahan bumi lain juga terjadi bencana serupa, di Chile, Turki, China, dan Indonesia — yang berada pada rangkaian seismik paling aktif sepanjang dekade.

Sepanjang pertengahan Desember telah terjadi sebanyak 20 kali gempa bumi dengan kekuatan magnitude lebih dari 7 skala richter. Bandingkan dengan kondisi normal yang 16 kali.

Banjir sepanjang tahun 2010 sendiri sudah menewaskan lebih dari 6.300 orang di 59 negara hingga September 2010.

Swiss Re mencatat sampai November 2010, jumlah korban tewas akibat bencana alam pada tahun 2010 mencapai 260 ribu orang atau lebih besar dibandingkan posisi sama tahun 2009 sebanyak 15 ribu orang. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya telah merilis korban meninggal karena bencana tercatat sebanyak 250 ribu orang hingga September 2010.

Sebagai perbandingan, laporan oleh US State Department dan Lawrence Livermore National Laboratory mencatat korban kematian akibat kegiatan terorisme antara tahun 1968-2009 tercatat kurang dari 115 ribu orang.

2. Seberapa ekstrim?

World Meteorological Organization memperkirakan  tahun ini bakal berakhir sebagai tahun terpanas sepanjang sejarah rekor dunia, atau paling tidak masuk dalam tiga besar.

National Climatic Data Center menyebutkan bahwa cuaca rata-rata dunia sampai akhir Oktober mencapai 58,53 derajat atau melewati rekor tahun 2005.

Wilayah Los Angeles Amerika Serikat membuat rekor sebagai hari terpanas dalam sejarah pada 27 September 2010 dengan suhu 113 derajat Fahreinhet. Pada Mei 2010, sebanyak 129 lokasi di Pakistan tercatat membuat rekor baru dan mungkin menjadi iklim terpanas untuk wilayah yang dihuni manusia.

Kawasan utara Australia tercatat memecahkan rekor hari paling basah pada Mei hingga Oktober. Sementara di wilayah selatan Australia mengalami rekor iklim kering. Di bagian lain di Amazon, tercatat rekor tingkat air paling rendah sepanjang sejarah

3. Seberapa mahal?

Swiss Re memperkirakan kerugian ekonomi  akibat bencana alam sepanjang tahun 2010 mencapai US$222 miliar atau lebih besar dari angka perekonomian Hongkong.

“Kerugian itu bukan hanya tidak gunung berapian sebuah rekor.” Apalagi, kerugian karena bencana biasanya menyerang kawasan miskin tanpa perindungan asuransi.

4. Seberapa aneh?

Letusan gunung berapa di Islandia telah mematikan jalur penerbangan di Eropa selama beberapa hari sekaligus mengganggu jadwal keberangkatan lebih dari 7 juta orang. Letusan gunung lain di Kongo, Guatemala, Ekuador, Filipna dan Indonesia telah membuat banyak penduduk harus mencari tempat berlindung.

Sementara, New York dilanda tornado yang tak biasa.

Tidak ada cukup banyak salju untuk memulai Olimpiade Musim Dingin di Vancouver, British Columbia, sementara di Pantai Timur AS justru diselimuti salju.

Kondisi aneh dialami Indonesia. Dalam 24 jam di Bulan Oktober, dua bencana dahsyat terjadi beruntun. Dimulai dari gempa bumi berkekuatan 7,7 skala Richter di Mentawai, tsunami yang menewaskan lebih dari 500 orang dan letusan Gunung Merapi yang membuat 390 ribu orang harus mengungsi.

Dikutip dari

http://dunia.vivanews.com/news/read/194884-2010–tahun-mematikan–aneh–dan-ekstrim

Advertisements

Kleptomania: Sang Pencuri Maniak

Kata kleptomania berasal dari bahasa Yunani kleptein; mencuri dan mania; maniak. Atau secara istilahnya, Kleptomania adalah dorongan tak tertahankan untuk mencuri sesuatu yang kadang bagi si penderita tidak benar-benar dibutuhkan. Kleptomania adalah gangguan kesehatan mental yang serius.

Sang penderita biasanya merasakan rasa tegang subjektif sebelum mencuri dan merasakan kelegaan atau kenikmatan setelah mereka melakukan tindakan mencuri tersebut. Tindakan ini sangat berbeda dengan  mencuri biasa yang biasanya didorong oleh motivasi keuntungan dan telah direncanakan sebelumnya.

Kleptomania dapat muncul di berbagai kalangan usia, namun lebih sering di kalangan remaja dan dewasa. Kleptomania dapat disebabkan karena gangguan kejiwaan, cedera pada otak dan dapat juga disebabkan oleh keracunan Karbon Monoksida (CO).

Beberapa bukti penelitian menunjukkan bahwa kleptomania berkaitan dengan masalah kimia alami otak (neurotransmiter) yang disebut serotonin. Serotonin berfungsi membantu mengatur suasana hati dan emosi seseorang.

Ada juga beberapa bukti bahwa kleptomania berhubungan dengan gangguan adiktif atau obsesif-kompulsif.

Gejala-gejala kleptomania di antaranya

  • Dorongan yang kuat dan mendesak untuk mencuri item yang tidak perlu
  • Bagi si penderita adrenalinnya terpacu saat melakukan pencurian.
  • Penderita merasa nikmat atau puas saat mencuri
  • Merasa bersalah atau malu setelah mencuri

    Perawatan kleptomania biasanya melibatkan obat-obatan dan psikoterapi. Namun, tidaka ada perawatan standar untuk kleptomania, peneliti medis masih mencari pengobatan terbaik untuk para penderita gangguan kejiwaan ini.

    Hanya saja fakta menunjukkan banyak penderita kleptomania merahasiakan kelainan mereka, malu karena mereka takut untuk dirawat.

    Sumber

    http://www.apakabardunia.com/post/tahukah-kamu/kleptomania-gangguan-kejiwaan-untuk-mencuri

    http://id.wikipedia.org/wiki/Kleptomania

    Nudibranchia: Hewan Yang Penuh Dengan Warna

    Salah satu hewan yang patut dianugerahkan sebagai Hewan Tercantik adalah Nudibranch. Seperti apakah Nudibranch tersebut???

    Nudibranchia berasal dari Bahasa Latin, yaitu nudus yang artinya telanjang, dan brankhia yang artinya insang. Maksudnya disini adalah, hewan yang satu ini dapat dilihat insangnya secara langsung dan jelas, kalau di-Indonesiakan hewan ini sering disebut dengan “Kelinci Air”.

    Nudibranchia adalah hewan yang memiliki badan yang lunak, sehingga mereka digolongkan kepada filum Mollusca. Hewan ini biasanya tidak memiliki cangkang saat sudah dewasa. Memiliki kepala bertentakel dan sangat sensitif akan berbagai rangsangan.

    Yang paling unik dari hewan ini adalah komposisi warnanya. Warna-warna yang indah dan susunannya yang unik membuatnya pantas mendapatkan penghargaan Hewan Tercantik di Dunia.

    Nudibranchia dapat ditemukan hampir di seluruh lautan dunia, namun mereka lebih mudah ditemukan di perairan laut yang hangat.

    Sumber

    http://www.tongberisi.net/2010/03/hewan-paling-berwarna-di-dunia.html

    http://id.wikipedia.org/wiki/Nudibranchia

    http://en.wikipedia.org/wiki/Nudibranch

    Penyakit Kolera di Haiti Merajalela

    Belum pulih dari malapetaka gempa bumi tahun lalu, rakyat Haiti kini masih harus mengalami wabah kolera. Dalam beberapa hari terakhir, penyakit ini terus merenggut banyak jiwa dan memunculkan banyak kasus baru.

    Menurut stasiun televisi CNN, mengutip dari pejabat kesehatan Haiti, wabah kolera telah merenggut nyawa sedikitnya 208 orang. Selain itu, muncul 2.364 kasus baru.

    Juru bicara Kantor PBB untuk Koordinasi Masalah Kemanusiaan, Imogen Wall, mengungkapkan terdapat lima penderita baru di Ibukota Port-au-Prince Sabtu pekan lalu. Mereka berasal dari luar kota dan kini ditempatkan di ruang isolasi rumah sakit.

    Pusat wabah berada di wilayah sebelah utara Port-au-Prince, yaitu di Artibonite dan Central Plateau. Rumah-rumah sakit setempat terus didatangi para penderita baru sehingga semua tim medis, baik lokal maupun internasional, kewalahan.

    Eric Lotz, pengiat dari lembaga swadaya masyarakat Operation Blessing, mengungkapkan bahwa suasana rumah-rumah sakit di kedua wilayah itu sudah “mengerikan.” Para pasien baru terpaksa ditempatkan di luar bangunan. “Para pasien menempati setiap jengkal tanah,” kata Lotz.

    Pegiat dari lembaga Youth with a Mission, Terry Snow, mengungkapkan bahwa sejumlah pasien bahkan harus menunggu 24 jam lebih untuk diberi tindakan dan harus menginap di luar rumah sakit.

    Perdana Menteri Haiti, Jean-Max Bellerive, menyatakan bahwa wabah kolera ini tidak disangka-sangka. “Kita harus menentukan darimana asal kolera ini,” kata Bellevire.

    Kolera disebabkan oleh infeksi bakteri dari usus. Penyakit itu ditandai dengan gejala diare, muntah-muntah, dan kram pada kaki. Demikian menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC). Dalam kasus-kasus tertentu, cairan di dalam tubuh bisa terkuras dengan cepat sehingga penderita mengalami dehidrasi dan shock.

    “Tanpa perawatan, kematian bisa terjadi dalam hitungan jam,” demikian menurut CDC. AS pun telah mengerahkan tim untuk membantu merawat penderita dan mengatasi wabah kolera di Haiti.

    Kolera biasanya terjadi setelah penderita mengonsumsi makanan dan atau air yang tidak bersih maupun tinggal di dekat fasilitas sanitasi atau saluran air yang buruk.

    Dikutip dari

    http://dunia.vivanews.com/news/read/184619-wabah-kolera-di-haiti-merajalela

    Laba-Laba Membuat Sarangnya di Gravitasi Nol

    Sungguh mencengangkan laba-laba yang dikirim ke stasiun antariksa internasional (ISS) sukses membuat sarang. Keberhasilan ini menarik untuk dipelajari karena hewan tersebut melakukannya di ruang tanpa bobot (a.k.a. Gravitasi=0).

    “Dua ekor laba-laba yang pemberani di stasiun antariksa internasional telah berhasil mengatasi kebingungannya sampai dapat menenun jaring yang menakjubkan di gravitasi nol,” ujar salah seorang astronot.
    Laba-laba penenun itu diangkut ke ISS awal minggu lalu bersama para astronot yang menumpang pesawat ulang alik Endeavour. Saat sehari di ruang angkasa, laba-laba tersebut terlihat membuat pola jaring yang tidak jelas. Namun, beberapa hari kemudian laba-laba tersebut berhasil membuat jaring yang teratur.

    “Kami perhatikan laba-laba tersebut membuat jaring yang simetris. Sungguh cantik,” ujar Michael Fincke, komandan ISS. Ia mengatakan para astronot terkejut melihat betapa cepatnya laba-laba beradaptasi dengan antariksa.

    Pengiriman laba-laba ke ruang angkasa merupakan bagian dari eksperimen ilmiah yang ditujukan untuk meningkatkan minat anak-anak sekolah mempelajari sains. Apalagi jenis laba-laba yang dipilih sama dengan laba-laba yang dipakai sebagai karakter di buku cerita anak Charlotte’s Web karya E.B. White. Anak-anak nantinya akan diminta membandingkan antara bentuk jaring laba-laba yang dibuat di Bumi dengan yang dibuat di antariksa.

    Selain laba-laba, para astronot juga membawa larva kupu-kupu. Ilmuwan dari UNiversitas Colorado, Boulder, AS akan memantau perkembangannya hingga kelak menjadi kupu-kupu dewasa.  Sebagai makanan laba-laba, turut dibawa pula lalat buah. Sementara untuk makan kupu-kupu yang tengah bermetamorfosis sudah disediakan nektar secukupnya.

    Sumber

    http://asalkamutahuaja.blogspot.com/2010/10/laba-laba-sukses-membuat-sarang-di.html

    Bisa dan Racun

    Jangan samakan antara bisa dan racun……!

    Bisa adalah racun yang dimiliki oleh hewan-hewan seperti ular, laba-laba, atau lebah yang menyuntikkannya kedalam tubuh hewan lain. Jadi, ular atau kalajengking akan menginjeksikan racun melalui gigitan atau ekor yang disebut berbisa. Sehingga dapat disimpulkan kalau bisa itu harus dialirkan atau disuntikkan melalui alat di tubuh hewan.

    Kalau racun bagaimana?

    Racun (Poisonous) adalah suatu zat yang dapat mengiritasi atau mematikan. Racun juga dapat digunakan untuk membuat suatu yang berguna seperti untuk merelaksasi tubuh dengan cara lewat kulit atau jalan pernapasan.

    Poison ivy, misalnya, dapat mengiritasi kulit, kodok beracun dapat membunuh pemangsa yang memangsanya. Tanaman dan hewan yang disebutkan ini disebut beracun.
    Sumber

    http://www.sayakasihtahu.com/2010/10/perbedaan-antara-bisa-dengan-racun.html

     

     

    Munculnya Tahi Lalat

    Tadi siang, tak sengaja aku nemuin tahi lalat baru di dekat mata kaki…. Hahahaha…. “Welcome tahi lalat… :-D”. Iseng-iseng aku nyari di internet apa penyebab munculnya tahi lalat di tubuh kita. Nih jawabannya……..

    Tahi lalat disebabkan oleh pertumbuhan dan perkembangan abnormal dari sel-sel pigmen di bawah kulit yang lebih dalam. Tiap orang mempunyai tahi lalat. Jumlahnya bervariasi antara 10 – 40, meskipun ada juga yang sampai mempunyai 100-an tahi lalat. Kebanyakan tahi lalat muncul dari bayi lahir hingga usia 20 tahun, tetapi ada juga yang muncul selama proses perkembangan janin. Orang yang sering berjemur di bawah terik Matahari mempunyai lebih banyak tahi lalat daripada yang ngumpet di rumah…. hehehe :-D.

    Dalam perkembangannya, tahi lalat ini mula-mula agak berwarna gelap, kemudian membesar, dan mempunyai bentuk dan ukuran yang berbeda-beda. Ada yang berbentuk oval, ada yang bulat, ada yang ditumbuhi rambut, ada yang polos, ada yang berwarna cokelat, hitam, dan bahkan merah muda. Ada tahi lalat yang berbahaya, ada juga yang tidak. Jika tahi lalat Anda terasa gatal atau sakit, atau terus membesar dan juga berdarah, sebaiknya periksakan ke dokter, sebab ada kemungkinan tahi lalat ini berkembang menjadi kanker kulit…… (Ngeri……).

    Disarankan juga agar tidak berjemur tanpa pelindung kulit di terik Matahari lebih dari dua jam, karena sinar Matahari dapat menambah kecenderungan kulit mengalami melanoma (kanker kulit).

    Sumber

    http://www.yohanessurya.com/activities.php?pid=20201&id=99

    Peraih Nobel 2010 (Updated)

    Tahun ini, penghargaan bergengsi Nobel yang diadakan rutin setiap tahunnya telah mengumumkan peraih-peraih nobel di tahun ini. Setiap pemenang penghargaan nobel akan mendapat sebuah medali, diploma tersendiri, dan juga uang. Acara penyerahan gelar secara resmi akan diadakan tanggal 10 Desember di Stockholm, Swedia. Mereka para pemenang nobel adalah sebagai berikut.

    1. Liu Xiaobo (Peraih Nobel Bidang Perdamaian 2010)

    Liu Xiaobo mendapatkan nobel karena usahanya untuk menegakkan Hak Asasi Manusia di Republik Rakyat Cina. Meskipun, banyak tantangan yang dihadapinya namun dia tidak pernah menggunakan cara kekerasan dalam usaha mulianya itu.

    2. Mario Vargas Llosa (Peraih Nobel Bidang Sastra 2010)

    Mario Vargas Llosa berhasil mendapatkan hadiah Nobel karena pencitraannya tentang sebuah kekuatan yang membangkitkan semangat dan rasa seorang individu di dalam karyanya.

    3. Richard F. Heck, Ei-chi Negishi, dan Akira Suzuki (Peraih Nobel Bidang Kimia 2010)

    Mereka bertiga berhasil menemukan katalis paladium silang dalam melakukan sintesa senyawa organik.

    4. Andre Geim dan Konstantin Novoselov (Peraih Nobel Bidang Fisika 2010)

    Mereka berdua menemukan terobosan baru dalam pembuatan graphit 2 dimensi

    5. Robert G. Edwards (Peraih Nobel Bidang Kesehatan 2010)

    Robert G. Edwards berhasil menemukan pengembangan baru dalam fertilisasi in vitro (bayi tabung)

    6. Peter D. Diamond, Dale T. Mortensen, dan Christopher A. Pissarides (Peraih Nobel Bidang Ekonomi 2010)

    Mereka behasil menganalisis tentang pasar dan indikasi-indikasi menjauhnya.

    Selamat kepada para peraih Nobel. Lanjutkan usaha dan kerja kerasmu…….. ^^

    Sumber

    http://nobelprize.org

    Skandal Sifilis Guatemala, Presiden AS Minta Maaf

    Pemerintah Amerika Serikat melayangkan permohonan maaf Jumat kemarin waktu setempat atas tindakan sejumlah ilmuwan AS yang telah sengaja menyebarkan penyakit kelamin sifilis di Guatemala, 60 tahun lalu. Tindakan tersebut dilakukan sekitar tahun 1946-1948 sebagai bagian kegiatan riset-atas nama ilmu pengetahuan.

    Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton, dan Menteri Kesehatan dan Pelayanan Publik, Kathleen Sebelius, dalam pernyataannya menyebut tindakan tersebut sebagai perbuatan tercela.

    “Kami sangat menyesalkan kejadian tersebut. Kami mohon maaf untuk semua orang yang menjadi korban penelitian menjijikkan seperti itu,” kata Clinton dan Sebelius dalam pernyataan bersama, seperti dimuat situs CNN, Sabtu, 2 Oktober 2010. “Penelitian itu tidak menunjukkan nilai-nilai Amerika dan komitmen kami untuk menjunjung tinggi martabat manusia dan rasa hormat mendalam pada rakyat Guatemala.”

    Presiden AS, Barack Obama juga telah menelepon Presiden Guatemala, Alvaro Colom untuk menyampaikan permohonan maaf serupa.

    “Meski ini terjadi 64 tahun lalu, ini adalah pelanggaran terhadap Hak Asasi Manusia,” kata Colom.

    Clinton juga telah menelepon Kamis lalu untuk meminta maaf dan menyatakan rasa malunya bahwa AS pernah terlibat dalam hal semacam itu. Clinton juga menanyakan apakah Guatemala akan menempuh langkah hukum terkait ini.

    Penelitian penyakit kelamin menular yang dilakukan saat itu bertujuan untuk mengkaji efektivitas penisilin untuk mengobati atau mencegah sifilis setelah subyek terinfeksi. Penisilin adalah obat yang relatif baru pada saat itu. Penelitian juga dilakukan untuk penyakit gonorea atau kencing nanah, dan chancres atau luka di daerah kelamin.

    Pengujian dilakukan pada pelacur, narapidana di lembaga pemasyarakatan, pasien di rumah sakit jiwa nasional, dan tentara. Menurut penelitian, lebih dari 1.600 orang terinfeksi: 696 sifilis, 772 gonorea, dan 142 chancres.

    Adalah peneliti dari Wellesley College, Susan Reverby yang menguak kasus ini secara tak sengaja. Ini bermula dari penelitian kasus serupa di Tuskegee, Alabama pada 1932-1972, saat itu 400 warga kulit hitam AS mengidap sifilis dibiarkan tanpa pengobatan. Meski tak sengaja memasukkan kuman sifilis, para peneliti tak memberitahukan soal penyakit itu pada para penderita.

    Riset di Tuskegee dipimpin Dr. John C. Cutler, yang ternyata juga pernah meneliti hal serupa di Guatemala. Alasan Cutler memilih Guatemala karena prostitusi di sana legal dan para tahanan boleh membawa wanita penghibur.

    Dia menemukan total ada 696 pria dan wanita terkena sifilis, atau dalam beberapa kasus gonorea, melalui kunjungan penjara para pelacur. Ketika sifilis dirasa kurang efektif menulari mereka, para peneliti sengaja  menyuntikkan bakteri sifilis ke tubuh korban. Para ilmuwan memang menawarkan penisilin untuk mengobati mereka, tapi tidak jelas berapa banyak yang telah terinfeksi dan berapa banyak yang berhasil diobati.

    Dikutip dari

    http://dunia.vivanews.com/news/read/180780-skandal-sifilis-guatemala–obama-minta-maaf

    (dengan pengubahan seperlunya)

    Yoghurt dari Tempe

    Tiga mahasiswa Program Studi Gizi Kesehatan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta mengembangkan yoghurt berbahan dasar tempe.

    Tempe mengandung senyawa antioksidan. Tapi, pengolahan tempe dengan digoreng maupun direbus ternyata bisa menurunkan kandungan antioksidan yang terdapat di dalamnya. Jika diolah menjadi yoghurt, kadar antioksidan tempe justru meningkat,” kata salah seorang mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang mengembangkan olahan tersebut Rio Jati Kusuma di Yogyakarta, Senin (27/9).

    Dua mahasiswa Program Studi Gizi Kesehatan UGM yang mengembangkan inovasi yoghurt tempe adalah Rifka Kumala Dewi dan Nuraini Wahyu Setyaningrum. “Dalam tempe terdapat senyawa antioksidan yang cukup tinggi yaitu sekitar 60 persen. Kadar antioksidan tersebut akan meningkat jika tempe diolah menjadi yoghurt,” katanya.

    Selain itu, yoghurt tempe juga mengandung hydroxiantralinic acid (3-haa) sebagai penangkal radikal bebas dan dapat memperbaiki kerusakan hati. “Hal tersebut telah diujicobakan pada 24 tikus galur wistar yang berumur dua bulan dengan berat badan rata-rata 100-150 gram,” katanya.

    Dari hasil percobaan, tikus yang diberi yoghurt tempe memiliki kadar enzim Serum Glutamic Pyruvate Transaminase (SGPT) dan Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase (SGOT) lebih rendah dibanding tikus yang tidak diberi perlakuan. “SGPT dan SGOT merupakan enzim pada hati yang akan meningkat jumlahnya apabila hati mengalami kerusakan. Tikus yang diberi tempe yoghurt, enzim SGPT dan SGOT turun hingga 50 persen,” katanya.

    Secara teori, yoghurt tempe aman untuk dikonsumsi manusia. “Namun masih perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengetahui kandungannya secara pasti,” katanya,

    Dari 90 gram tempe dapat dihasilkan 600 mililiter yoghurt tempe. “Yoghurt yang dihasilkan memiliki karakteristik hampir serupa dengan yoghurt susu, tapi sedikit lebih encer. Rasanya pun agak lebih asam,” katanya.

    Dikutip dari

    http://mediaindonesia.com/index.php/read/2010/09/28/171269/45/7/UGM_Olah_Yoghurt_dari_Tempe