Kutub Utara dan Selatan Bergeser

Setiap kurang lebih 200 ribu tahun sekali, kedua kutub planet Bumi, utara dan selatan saling bergeser. Umumnya, pergeseran kedua kutub itu membutuhkan waktu ribuan tahun.

Scott Bogue, geolog dari Occidental College dan Jonathan Glen, peneliti dari US Geological Survey (USGS) yang mengamati lava di kawasan Nevada yang telah berusia 15 juta tahun.

Hasilnya, dari penelitian, mereka menemukan bahwa kutub planet Bumi pernah bergeser beberapa kali lipat lebih cepat dibanding kecepatan normal. Setidaknya satu kali.

“Saat lava mendingin, ia menyimpan catatan medan magnet Bumi,” kata Bogue, seperti dikutip dari Discovermagazine, 23 Desember 2010. “Setelah mengamati lava yang mengalami pendinginan selama 2 tahun berturut-turut, diketahui bahwa lava di kawasan itu bergeser 53 derajat dari timur ke arah utara dengan kecepatan 1 derajat setiap minggu,” ucapnya.

Awalnya, keduanya mengira ada kesalahan dalam penelitian mereka. Namun pengujian lebih mendetail mengonfirmasikan pola pergeseran tersebut. Bukti lain terjadinya pergeseran kutub terekam oleh lava yang ada di Oregon, yang telah diteliti di tahun 1985 lalu.

Catatan geologi dari medan magnet Bumi juga umumnya mengindikasikan bahwa medan magnet utara-selatan itu bergeser satu kali setiap sekitar 200 ribu tahun. Pergeseran terjadi secara lambat dan membutuhkan 4 ribu tahun untuk selesai.

Meski para ilmuwan belum memastikan apa yang membuat bergesernya kedua kutub, besi cair panas yang mampu menghantarkan listrik yang mengalir di perut bumi diperkirakan menjadi penyebabnya. Apalagi zat ini jugalah yang menimbulkan medan magnet yang ada di kutub Bumi.

Temuan ini diperkirakan akan memicu gelombang perdebatan baru. Sejumlah geolog berpendapat bahwa saat ini medan magnet juga sedang menjalani pergeseran.

Seperti dilaporkan Science News, medan magnet planet Bumi semakin melemah selama abad terakhir. Meski demikian, pergeseran medan magnet tersebut tidak akan terlalu banyak mempengaruhi kehidupan manusia.

Dikutip dari

http://teknologi.vivanews.com/news/read/195491-kutub-utara-dan-selatan-bumi-bergeser

Advertisements

2010: Tahun Mematikan, Aneh, dan Ekstrim

Gempa bumi, gelombang panas, banjir, letusan gunung berapi, angin topan, badai salju, longsor, dan kekeringan mendominasi pemberitaan media sepanjang tahun 2010.

Tercatat lebih dari seperempat juta orang di dunia meninggal atau lebih banyak dibandingkan korban tewas akibat serangan terorisme sepanjang 40 tahun terakhir.

“Ini terlihat seperti bencana terus-menerus terjadi, seperti ombak yang tak putus,” kata Kepala U.S. Federal Emergency Management Agency Craig Fugate seperti dikutip The Huffington Post, Senin, 20 Desember 2010. “Siklus kejadian 100 tahun sekali kehilangan maknanya pada tahun ini.”

Manusia ikut andil membuat bencana makin mematikan. Konstruksi yang rapuh membuat makin banyak nyawa berpotensi melayang  saat terjadi gempa bumi, angin topan, atau diterjang arus sungai.

Contoh sempurna adalah gempa bumi yang mengguncang Haiti pada Januari 2010. Lebih dari 220 ribu orang tewas akibat konstruksi yang buruk.

Disisi lain, gempa bumi terjadi di Chile Februari 2010, kekuatannya 500 kali lebih kuat dari Haiti. Namun korbannya selisih tajam, kurang dari 1.000 orang. Ini karena konstruksi di Chile lebih baik, mereka juga punya sistem peringatan dini yang baik.

Manusia berkontribusi dalam bencana yang terkait perubahan iklim, seperti gelombang panas dan banjir. Saat cuaca panas mematikan menyerang Rusia, banjir terjadi di Pakistan yang merendam wilayah seluas 62.000 mil persegi.

Gelombang panas dan badai menewaskan hampir 17.000 orang — lebih banyak dari semua korban kecelakaan pesawat di seluruh dunia dalam 15 tahun digabungkan.

Padahal para ahli memperkirakan, cuaca panas yang menyerang Rusia hingga 111 derajat Fahreinheit biasanya terjadi setiap 100  ribu tahun sekali jika tidak terjadi pemanasan global. Data awal juga menunjukan, sebanyak 18 negara di dunia memecahkan rekor cuaca terpanasnya sepanjang masa.

“Bukankan ini mirip tindakan bunuh diri? Kita membangun rumah yang bisa membunuh kita sendiri dalam gempa bumi? Kita juga membangun rumah di zona banjir yang bisa menenggelamkan diri sendiri,” kata Roger Bilham, profesor ilmu geologi di University of Colorado.

Melihat kondisi tersebut, sejumlah ahli yang mempelajari bencana dan kehidupan sepakat bahwa bencana yang terjadi pada tahun ini bukan hanya sekadar tahun yang buruk. Namun juga ekstrim. Ini alasannya:

1. Seberapa mematikan?

Ketika terjadi gempa bumi Haiti, cuaca panas di Rusia, dan banjir di Pakistan dianggap sebagai bencana mematikan, di belahan bumi lain juga terjadi bencana serupa, di Chile, Turki, China, dan Indonesia — yang berada pada rangkaian seismik paling aktif sepanjang dekade.

Sepanjang pertengahan Desember telah terjadi sebanyak 20 kali gempa bumi dengan kekuatan magnitude lebih dari 7 skala richter. Bandingkan dengan kondisi normal yang 16 kali.

Banjir sepanjang tahun 2010 sendiri sudah menewaskan lebih dari 6.300 orang di 59 negara hingga September 2010.

Swiss Re mencatat sampai November 2010, jumlah korban tewas akibat bencana alam pada tahun 2010 mencapai 260 ribu orang atau lebih besar dibandingkan posisi sama tahun 2009 sebanyak 15 ribu orang. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya telah merilis korban meninggal karena bencana tercatat sebanyak 250 ribu orang hingga September 2010.

Sebagai perbandingan, laporan oleh US State Department dan Lawrence Livermore National Laboratory mencatat korban kematian akibat kegiatan terorisme antara tahun 1968-2009 tercatat kurang dari 115 ribu orang.

2. Seberapa ekstrim?

World Meteorological Organization memperkirakan  tahun ini bakal berakhir sebagai tahun terpanas sepanjang sejarah rekor dunia, atau paling tidak masuk dalam tiga besar.

National Climatic Data Center menyebutkan bahwa cuaca rata-rata dunia sampai akhir Oktober mencapai 58,53 derajat atau melewati rekor tahun 2005.

Wilayah Los Angeles Amerika Serikat membuat rekor sebagai hari terpanas dalam sejarah pada 27 September 2010 dengan suhu 113 derajat Fahreinhet. Pada Mei 2010, sebanyak 129 lokasi di Pakistan tercatat membuat rekor baru dan mungkin menjadi iklim terpanas untuk wilayah yang dihuni manusia.

Kawasan utara Australia tercatat memecahkan rekor hari paling basah pada Mei hingga Oktober. Sementara di wilayah selatan Australia mengalami rekor iklim kering. Di bagian lain di Amazon, tercatat rekor tingkat air paling rendah sepanjang sejarah

3. Seberapa mahal?

Swiss Re memperkirakan kerugian ekonomi  akibat bencana alam sepanjang tahun 2010 mencapai US$222 miliar atau lebih besar dari angka perekonomian Hongkong.

“Kerugian itu bukan hanya tidak gunung berapian sebuah rekor.” Apalagi, kerugian karena bencana biasanya menyerang kawasan miskin tanpa perindungan asuransi.

4. Seberapa aneh?

Letusan gunung berapa di Islandia telah mematikan jalur penerbangan di Eropa selama beberapa hari sekaligus mengganggu jadwal keberangkatan lebih dari 7 juta orang. Letusan gunung lain di Kongo, Guatemala, Ekuador, Filipna dan Indonesia telah membuat banyak penduduk harus mencari tempat berlindung.

Sementara, New York dilanda tornado yang tak biasa.

Tidak ada cukup banyak salju untuk memulai Olimpiade Musim Dingin di Vancouver, British Columbia, sementara di Pantai Timur AS justru diselimuti salju.

Kondisi aneh dialami Indonesia. Dalam 24 jam di Bulan Oktober, dua bencana dahsyat terjadi beruntun. Dimulai dari gempa bumi berkekuatan 7,7 skala Richter di Mentawai, tsunami yang menewaskan lebih dari 500 orang dan letusan Gunung Merapi yang membuat 390 ribu orang harus mengungsi.

Dikutip dari

http://dunia.vivanews.com/news/read/194884-2010–tahun-mematikan–aneh–dan-ekstrim

Kutub Utara vs Kutub Selatan (Indonesian Ver.)

Satu di utara, yang satunya lagi di selatan. Dari tempatnya saja mereka sudah saling berlawanan. Masih banyak lagi perbedaan di antara tempat yang sama-sama dijuluki sebagai tempat yang diselimuti salju sejati ini.

Segi Geografi

Dari segi geografinya saja, kedua tempat ini sudah jauh berbeda. Kutub utara hanyalah kumpulan es-es yang membeku dan menjulang membentuk bukit dan dataran rendah dan sebagainya. Sedangkan kutub selatan merupakan sebuah benua. Daratan yang dipenuhi batuan padat dan juga terdapat gunung disana.

Kandungan Es

Berdasarkan penelitian, kutub selatan memiliki 90% es yang terdapat di belahan bumi. Es-es ini jika dilelehkan dapat menghasilkan air minum bagi sepertiga penduduk Bumi. Sedangkan di kutub utara, kandungan es nya lebih cair dan sedikit daripada kutub selatan.

Suhu

Kutub selatan jauh lebih dingin daripada kutub utara. Kenapa??? Ini dikarenakan karena kutub selatan memiliki lebih banyak kandungan salju sejati daripada kutub utara. Kandungan salju sejati ini lebih memberikan hawa yang dingin sehingga suhu di kutub selatan lebih dingin

Sifat Es

Es di kutub utara lebih tipis dan mudah cair, sedangkan es di kutub selatan lebih padat. Jika dibandingkan dengan kutub utara, es di kutub selatan lebih lama cairnya. Bahkan es di kutub selatan yang pecah, dapat bertahan sampai ke Selandia Baru.

Penduduk

Sebenarnya bukan penduduk, tapi penghuni. Kutub utara merupakan simbolnya beruang kutub. Rumahnya penguin ada di bagian selatan. Jadi, mereka tidak tinggal di tempat yang sama.

Penguasaan dan Eksploitasi

Kutub utara merupakan barang rebutan bagi negara-negara Adikuasa, misalnya Rusia dan Amerika Serikat. Karena, di daerah terdapat banyak tambang minyak. Sedangkan di kutub selatan, kandungan minyaknya lebih sedikit, dan juga tidak ada satupun negara yang berkuasa di Antartika. Karena sesuai dengan Traktat Antartika yang melarang segala bentuk penguasaan dan eksploitasi disana.

Kutub Utara vs Kutub Selatan (The Picture)

Utara VS Selatan

Es Utara VS Es Selatan

Beruang Kutub VS Penguin

Sumber

http://www.apakabardunia.com/post/tahukah-kamu/fakta-unik-kutub-utara-dan-kutub-selatan-bumi

Ditemukan Kode Rahasia Terbaru di Mata Mona Lisa

Lukisan Mona Lisa karya Leonardo da Vinci diyakini menyimpan misteri. Terutama, apa yang tersirat di balik senyum Monalisa. Mona Lisa kembali berada di pusaran misteri saat para detektif seni menemukan hal baru dalam karya agung itu. Di matanya.

Tersembunyi di cat gelap di bagian pupil mata Mona Lisa, terdapat huruf yang disusupkan oleh sang maestro, Leonardo da Vinci. Kode rahasia ini terungkap berkat teknologi pembesaran termutakhir.

Pengungkapan ini mungkin terinspirasi langsung novel laris ‘Da Vinci Code’ yang menyebut Mona Lisa menyimpan petunjuk tersembunyi tentang Holy Grail — Cawan Suci.

Adalah Silvano Vinceti, presiden Komite Warisan Budaya Italia, yang menemukan simbol tersebut. “Untuk mata telanjang, simbol ini tak kelihatan, tapi dengan kaca pembesar, itu jelas terlihat,” kata dia, seperti dimuat situs Daily Mail, Senin 13 Desember 2010.

Apa simbol yang disembunyikan Da Vinci di mata Mona Lisa?

“Di mata kanan terlihat huruf ‘LV’ yang mungkin inisial namanya, Leonardo da Vinci, sementara di mata kirinya juga terdapat simbol huruf yang belum terdefinisikan.”

Para ahli belum memutuskan huruf apa di mata kiri Mona Lisa. Itu bisa saja huruf ‘CE’ atau huruf ‘B’.

“Sementara di lengkung jembatan di latar belakang lukisan, bisa terlihat angka ’72’ atau itu bisa jadi huruf ‘L’ dan angka ‘2’. ”

“Anda harus paham bahwa lukisan ini sudah berumur 500 tahun, jadi gambarnya tak setajam saat pertama kali dilukis,” tambah Vinceti.

Namun, berdasarkan hasil investigasi sementara, para detektif seni mengaku yakin, bahwa simbol itu sengaja dibubuhkan oleh Da Vinci.

Inisiatif pencarian simbol dalam lukisan Mona Lisa seperti plot Dan Brown setelah seorang anggota komite menemukan buku kuno di sebuah toko antik. Buku ini merujuk pada simbol dalam mata Mona Lisa.

Apalagi, ‘Da Vinci meletakkan penekanan khusus dalam lukisan Mona Lisa. Dan kita tahu, ia membawa lukisan itu ke manapun di tahun-tahun terakhir hidupnya,” kata Vinceti.

“Kami juga tahu bahwa Da Vinci adalah seorang yang esoteric — hanya bisa dipahami orang-orang tertentu, dan kerap menyisipkan simbol-simbol dalam karyanya. Siapa tahu, tambah Vinceti, mungkin ada pesan cinta di sana.

Vinceti adalah anggota sebuah kelompok yang mengajukan izin untuk menggali makam Da Vinci dari nisannya di Kastil Amboise di Desa Loire, Perancis.

Tujuan penggalian makam, untuk melihat langsung tengkorak sang maestro dan membuktikan apakah Mona Lisa adalah gambaran diri  Da Vinci.

Dikutip dari

http://teknologi.vivanews.com/news/read/193457-ditemukan–kode-rahasia-di-mata-mona-lisa

Penciptaan Elemen Besi (Fe) Tercantum Dalam Al-Qur’an

Memang sungguh ajaib, nama salah satu elemen kimia dalam tabel periodik, yaitu besi (Fe = ferrum) bisa menjadi salah satu judul surat dalam kitab Al Qur’an. Dan hal ini diperdebatkan sebagai salah satu hal yang dianggap sebagai salah satu kelemahan Al-Qur’an. Tetapi itulah Al-Qur’an, dan apakah ini akan menjadi salah satu kelemahan, atau malah salah satu pesona yang tak terbantahkan dari Al-Qur’an? Sehingga pertanyaan bagi orang awam tentunya, karakter apa yang menarik pada surat ini? Lalu, mengapa besi dijadikan salah satu nama surat dalam Al-Qur’an? Bukankah emas, misalnya, adalah logam mulia yang lebih berharga?

Surat ini turun di antara masa-masa Perang Uhud, pada awal terbentuknya Negara Islam di Madinah. Oleh karena itu, bisa dipahami jika cukup banyak ayat yang memerintahkan pembaca untuk menafkahkan harta bagi kepentingan umum. Nama surat terambil dari kalimat wa anzalnal-hadida, ayat 25. Ayat seperti ini, menurut pandangan Malik Ben Nabi, laksana “kilauan anak panah” yang menarik perhatian bagi kaum berakal; yang diselipkan di antara pelajaran-pelajaran yang menyangkut ketuhanan.

” Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka al-Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan/turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia (supaya mereka mempergunakan besi itu), dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Mahakuat lagi Maha Perkasa.”Qur’an surah Al-Hadiid 57 : 25

Karakter pertama yang menarik perhatian adalah banyak penafsir menghindari terjemahan wa ansalnal-hadida dengan “Kami ciptakan besi”, padahal secara intrinksik seharusnya. “Kami turunkan besi”, sebagaimana terjemahan “Kami turunkan bersama mereka Al-Kitab dan mizan (keadilan, keseimbangan, keselarasan, kesepadanan)”. Mengapa demikian? Karena dalam bayangan mufasir klasik, bagaimana caranya besi diturunkan dari langit? Apakah dijatuhkan begitu saja?

Namun seiring dengan perkembangan waktu, pengetahuan manusia bertambah. Ilmuwan seperti Profesor Armstrong dari NASA atau Mohamed Asadi berpandangan bahwa “memang besi diturunkan dari langit”. Sains memberikan informasi kepada kita bahwa besi termasuk logam berat tidak dapat dihasilkan oleh bumi sendiri.

Energi sistem tata surya kita tidak cukup untuk memproduksi elemen besi. Perkiraan paling baik, energi yang dibutuhkan adalah empat kali energi sistem matahari kita, dengan demikian besi hanya dapat dihasilkan oleh suatu bintang yang jauh lebih besar daripada matahari, dengan suhu ratusan juta derajat Celsius. Kemudian meledak dahsyat sebagai nova atau supernova, dan hasilnya menyebar di angkasa sebagai meteorit yang mengandung besi, melayang di angkasa sampai tertarik oleh gravitasi bumi, di awal terbentuknya bumi miliaran tahun yang lalu.

Karakter kedua, ketika menjelaskan besi “memberikan kekuatan yang hebat” barangkali pembaca membayangkan senjata pemusnah sekelas ICBM, Intercontinental Ballistic Missile (peluru kendali antarbenua) atau senjata pemusnah massal seperti senjata kimia. Tetapi bukan hanya itu. Nikmat yang paling besar yang diberikan Tuhan kepada umat manusia adalah “desain bumi”. Bumi dan isinya dilindungi oleh Sabuk Van Allen yang membungkus bumi seolah-olah perisai berbentuk medan elektromagnetik berenergi tinggi. Perisai dengan “kekuatan hebat” ini tidak dimiliki oleh planet-planet lain.

Sabuk radiasi yang membentuk energi tinggi, terdiri dari proton dan elektron, mengelilingi ribuan kilometer di alas bumi, diberi nama Sabuk Van Allen. Sabuk ini melindungi bumi dan isinya dari ledakan dahsyat energi matahari yang terjadi setiap 11 tahun sekali yang disebut solar flares. Ledakan dahsyat ini bila tidak ditahan di angkasa dapat meluluh-lantakkan semua kehidupan di bumi, dengan kekuatan setara 100 juta bom atom Hiroshima. Perlindungan juga didapatkan dari serangan badai kosmis yang membahayakan umat manusia. Bagaimana sabuk perisai ini terbentuk? Sabuk ini terbentuk dari inti bumi yang besar, yaitu terdiri dari besi dan nikel. Keduanya membentuk medan magnet yang besar, yang tidak dimiliki oleh planet lain, kecuali planet Merkurius, dengan radiasi yang lebih lemah.

Barangkali kita sekarang paham mengapa besi menempati salah satu judul surat di dalam Al-Qur’an. Inti besi dan nikel “melindungi makhluk bumi” berupa perisai elektromagnetik dengan “kekuatan yang hebat”. Namun yang terpenting, Al-Qur’an ingin menunjukkan kepada pembaca bahwa besi tidak dapat diproduksi di bumi. Oleh karena itu, ia langsung diturunkan dari langit untuk dimanfaatkan oleh manusia sesuai dengan ayat 25.

Harap pembaca juga memperhatikan kodetifikasi di alam raya, solar flares terjadi 11 tahun sekali. Metonic cycle 19 tahun sekali, komet Halley rata-rata 76 tahun sekali mendekati bumi, penyesuaian Kalender Lunar mengikuti siklus 11 tahun dan 19 tahun.

Elemen Berat Besi, Fe-57

Karakter ketiga berhubungan dengan elemen kimia dalam tabel periodik. Kita tidak mungkin menafsirkan Surat Besi tanpa “membedah” elemen kimia besi berikut karakterisistiknya, yang berhubungan dengan kata al- hadid. Tanpa mengenal sifat¬sifat besi, pembaca tidak akan mengetahui “keindahan” Surat Besi ini, yang diletakkan pada nomor 57.

Nilai kata atau al-jumal al-hadid adalah 57. Terdiri dari al (31) dan hadid (26). Tabel al-jumal bisa dilihat pada table berikut :

TABEL NILAI GEMATRIK UNTUK HURUF AL-HADIID

Fakta Pertama
Fakta menunjukkan bahwa besi atau al-hadid mempunyai nilai (al-junmal) 57, sama dengan nomor suratnya, atau (19 x 3). Kelipatan 19 dengan koefisien angka 3. Besi, menurut Peter Van Krogt ahli elementimologi, telah lama digunakan sejak zaman prasejarah, 7 generasi sejak Adam as. Besi adalah salah satu elemen berat, dengan simbol Fe, atau ferrum, yang berarti “elemen suci” dari kata Iren (Anglo-Saxon). Diberi nama ferrum, ketika pemerintahan Romawi, kaisar Roma yang bernama Marcus Aurelius dan Commodus menghubungkan dengan mitos Planet Mars. Ilmu kimia modern mengatakan bahwa besi atau Fe ini mempunyai 8 isotop, di mana hanya 4 isotop saja yang stabil, yaitu dengan simbol Fe-54, Fe-56, Fe-57, dan Fe-58.

Besi mempunyai nomor atom 26, posisinya terletak di tengah-tengah tabel periodik. Sedangkan Fe-57, salah satu isotop besi yang stabil mempunyai 31 neutron. Ini berbeda dengan isotop stabil lainnya, misalnya Fe-56 mempunyai 30 neutron dan Fe-58 mempunyai 32 neutron. Fe-57 juga diketahui mempunyai “ionisasi energi” tingkat ke-3, sebesar 2957 jk/mol (dibulatkan), energi yang keluar untuk mengubah status Fe+2 ke Fe+3. Besi sendiri mempunyai 4 tingkatan energi–itulah mengapa hanya 4 isotop saja yang stabil. Terakhir yang tidak kalah penting, Fe-57 jdga diketahui mempunyai massa atom sebesar 56,9354.

Fakta Kedua
Begitu kita mengenal karakterisitik besi, kita mendapat gambaran banyak hal, misalnya:

  • Salah satu isotop besi yang stabil, Fe-57, mempunyai nomor simbol sama dengan nomor Surat al-Hadid, dan al-jumal dari al-hadid adalah 57 juga.
  • Besi mempunyai nomor atom 26, ditunjukkan oleh al-jumal kafa hadid.
  • Fe-57 mempunyi elektron 31 buah, ditunjukkan oleh al-jumal dari kata “al”.
  • Koefisien 3, dari (19 x 3), ditunjukkan dengan ionisasi tingkat energi ke-3 yang dilepas sebesar 2957 jk/mol. Surat al-Hadid
  • mempunyai ayat berjumlah 29 buah atau kodetifikasi 2957.
  • Peneliti al-Qur’an dari kelompok Fakir 60 di Amerika Serikat menjelaskan bahwa banyaknya kata dalam surat ini seluruhnya adalah 574 kata, sedangkan banyaknya kata dari awal surat sampai dengan ayat ke-25 (kata pertama) adalah 451. Bilangan 574 menunjukkan “Fe-57 adalah salah satu isotop yang stabil dari 4 isotop yang ada” atau berarti juga “yang mempunyai 4 tingkatan energi”.
  • Bilangan 451, banyaknya kata, adalah jumlah bilangan nomor simbol kedelapan isotop besi: Fe-52, Fe-54, Fe-55, Fe-56, Fe-57, Fe-58, Fe-58, sampai Fe-60; yaitu 52 + 54 + 55 + 56 + 57+ 58 + 59 + 60 = 451.
  • Enkripsi pada keempat isotop stabil, Fe-54, Fe-56, Fe-57, dan Fe-58 merupakan kelipatan 19 atau: 54565758 = 19 x 2871882 •
  • Demikian juga massa atom Fe-57, 56.9354 adalah: 569354 = 19 x 29966
  • Bukan suatu kebetulan, jika nomor surat dan nomor ayat besi (QS 57: 25) ditunjukkan dengan angka 19. 5+7+2+5=19
  • Bukan pula suatu kebetulan jika Surat Besi diletakkan di tengah-tengah al-Qur’an, sebagaimana elemen besi nomor 26 terletak di tengah-tengah tabel periodik.
  • Dari sisi matematika, angka 57 clan 29 tergolong ajaib karena angka-angka tersebut merupakan:57×29= 1 + 2 + 3 + 4 + 5 + 6 +…+ 57 atau (19 x 87)

Kata “besi” dalam al-Qur’an disebut 9 kali dalam 6 ayat yang berbeda. Barangkali salah satu keterangan yang menarik dari hal yang menarik lainnya adalah keterangan yang berhubungan dengan “rahasia” Dzulkarnain pada Surat al-Kahfi (18:96), yang berarti “gua”. Ayat tersebut berkisah tentang “pintu besi” yang dibangun oleh Dzulkarnain “di antara kedua puncak gunung”.

Suatu saat akan hancur, ketika kiamat telah dekat. Tanda-tanda kiamat ini menarik perhatian ilmuwan Barat clan juga Winston Churchill, PM Inggris pada tahun 1940-an. Perhatian para ahli arkeologi Muslim terletak pada karakter siapa yang pas untuk Dzulkarnain dalam sejarah? Apakah Raja dari Macedonia (tafsir Yusuf Ali dan Prof. Dr. H. Mahmud Yunus mengatakan Iskandar Dzulkarnain dari Macedonia, sehingga mengundang kritikan ahli sejarah, karena tidak pas), Alexander Agung, ataukah Cyrius Kaisar dari Persia? Sedangkan perhatian Churchill, karena ramalan “perang besar yang akan terjadi” sebelum dunia kiamat, sebagian tercatat dalam Kitab Mulia Al-Qur’an, dengan versi lain jika dibandingkan dengan Bibel. Lalu siapakah Gog dan Magog (versi Barat), apakah kaum Kulit Kuning (Oriental), Hindu, animis, atau Komunis Rusia? Sedangkan Al-Qur’an menyebutnya bangsa Ya’juj dan Ma’juj (al-Kahfi [181:94])? Belum diketahui pasti siapa mereka. Indikasi masa depan, ada berbagai kemungkinan. Namun, satu hal, tampaknya para arkeolog telah menemukan “Pintu Besi” yang dimaksud oleh al-Qur’an di Derbent, termasuk dalam wilayah Uni Sovyet dahulu, seperti tercantum dalam Encyclopedia Columbia, walaupun masih diperdebatkan di kalangan sejarawan modern, siapa sebenarnya yang membangun pintu besi tersebut, Alexander Agung ataukah Cyrius?

Encyclopedia Columbia edisi ke-6, mencatat bahwa Derbent ditemukan pada tahun 438 oleh bangsa Persia sebagai pertahanan yang strategis di Pintu Besi. Benteng tersebut masih ada clan diberi nama Tembok Kaukasia (Caucasian Wall) juga disebut Tembok Alexander. Dibangun oleh bangsa Persia (yang menemukannya) pada abad ke-6, untuk menahan serangan pendatang-pendatang dari daerah Utara.

Dengan demikian, Surat Besi ini menunjukkan keistimewaannya dengan berbagai cara, di antaranya adalah besi diturunkan secara intrinksik dari langit melalui meteorit pada awal terbentuknya bumi, miliaran tahun yang lalu. Besi diketahui mempunyai kekuatan yang dahsyat: inti besi dan nikel membentuk perisai medan magnet bumi dengan energi yang luar biasa untuk menahan solar flares dan badai magnetik angkasa. Sedangkan nomor surat 57 sama dengan al-jumal dari al-hadid (57). Surat ini juga memperlihatkan karakter Fe-57, salah satu isotop besi yang stabil. Selain itu, ditunjukkan dengan kodetifikasi nomor atom (26) dan jumlah elektron (31) yang mengelilingi inti atom besi. Kodetifikasi surat dan ayat juga ditunjukkan dengan jumlah digit nomor surat dan ayat besi (al-Hadid 57: 25), yaitu bilangan’ 19. Ramalan atau prophecy: Besi atau Pintu Besi Dzulkarnain diisyaratkan berhubungan dengan salah satu tanda datangnya kiamat – hancur secara fisik – ketika bangsa yang dinamakan Ya’juj dan Ma’juj menimbulkan kerusakan di bumi.

Dikutip dari

http://www.tongberisi.net/2010/09/ternyata-asal-mula-penciptaan-elemen.html

Youth Pledge (English Ver.)

In Indonesia, 28 October marks The Day of Youth Pledge. So, why the Youth Pledge day is so unique in Indonesia???

Youth Pledge is an authentic evidence of the Indonesia’s birth. SO, Indonesia wasn’t born when the Independence declared-17 August 1945, instead of the day when Youth Pledge had been made-28 October 1928. The cause of the Indonesia’s birth is because the youths wanted to be free from the colonialism of Dutch.

Youth Pledgen was born in The 2nd Youth Congress in a building at Jalan Karamat Jaya No. 106 in Waltervreden (now: Jakarta). The leader of the Congress was Soegondo Djojopoespito and was attended by 71 participants from many organizations such as Jong Java, Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Sekar Rukun, PPPI, dan Pemuda Kaum Betawi. The Youth Pledge itself was written by Muhammad Yamin when Mr. Sunario was doing speech in front of participants.

The pledge reads

-In Indonesian

  1. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.
  2. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bebangsa yang satu, bangsa Indonesia.
  3. Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia

-In English

  1. We the sons and daughters of Indonesia, acknowledge one motherland, Indonesia.
  2. We the sons and daughters of Indonesia, acknowledge one nation, the nation of Indonesia.
  3. We the sons and daughters of Indonesia, respect the language of unity, Indonesian.

From those, I would like to give some sightseeing of Youth Pledge.

– The Indonesian Youth Generation should be proud of their country.

– Youth Pledge was born from the unity of Youth Generation at that time.

– We should do as the Youth Pledge reads

Source

http://id.wikipedia.org/wiki/Sumpah_Pemuda

Sumpah Pemuda (Indonesian Ver.)

Setiap tanggal 28 Oktober, Indonesia merayakan Hari Sumpah Pemuda. Sebenarnya, apa yang membuat Sumpah Pemuda menjadi sangat unik???

Sumpah Pemuda merupakan sebuah bukti otentik lahirnya Bangsa Indonesia. Jadi, Bangsa Indonesia bukannya lahir pada hari kemerdekaannya-17 Agustus 1945. Namun, Indonesia sudah lahir sejak tanggal 28 Oktober 1928. Indonesia sendiri lahir karena pada saat itu, persatuan para pemuda untuk bebas dari genggaman kolonialisme Belanda.

Sumpah Pemuda lahir dari Kongres Pemuda II yang diadakan di Bangunan Jalan Kramat Jaya 106 di Waltervreden (Jakarta) yang pada saat itu diketuai oleh Soegondo Djojopoespito dan dihadiri oleh 71 peserta yang berasal dari berbagai organisasi, di antaranya Jong Java, Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Sekar Rukun, PPPI, dan Pemuda Kaum Betawi. Sumpah Pemuda dirumuskan oleh Muhammad Yamin pada saat Mr. Sunario melakukan pidato, kemudian Sumpah Pemuda dibacakan dan dijelaskan oleh Moh. Yamin.

Isi dari Sumpah Pemuda

  1. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.
  2. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bebangsa yang satu, bangsa Indonesia.
  3. Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia

Nah, bertolak dari sejarah dan isi Sumpah Pemuda, saya mau memberikan beberapa argumen.

– Dari sejarah di atas, udah bisa disimpulkan bahwa Indonesia lahir dalam bentuk sebuah persatuan.

– Kita harus bangga dengan Bangsa kita sendiri.

– Kita semua haruslah berjanji sesuai dengan isi Sumpah Pemuda

Sumber

http://id.wikipedia.org/wiki/Sumpah_Pemuda

Halloween-What is it???

31 Oktober katanya hari keramat. Arwah-arwah dan roh-roh akan berkeliaran di malam ini. Nah, hari ini seringkali disebut sebagai Hari Halloween. Pada hari ini, tempat-tempat umum dan toko-toko akan didesain se-ngeri mungkin sesuai dengan temanya “Halloween”. Biasanya di luar negeri, anak-anak pada asik mengelilingi sekeliling rumahnya untuk mengucapkan “TRICK OR TREAT”. Nanti, si pemilik rumah boleh memberikan kejutan atau juga permen kepada anak-anak tersebut yang sedang mengnakan kostum-kostum ala hantu. Sebenarnya, apa yang membuat orang merayakan Halloween???

Halloween berasal dari kata All Hallows Eve yang berarti malam yang suci untuk memberikan penghormatan kepada orang-orang suci oleh umat Kristiani. Halloween pertama kali diperkenalkan oleh orang Celtik di Irlandia yang percaya bahwa pada malam 31 Oktober, arwah-arwah orang yang sudah meninggal akan berkeliaran dan dapat merasuki tubuh orang yang masih hidup. Oleh karena itu, masyarakat Celtik pada malam 31 Oktober akan mematikan perapian dan lampu-lampu sebagai antisipasi tidak dirasuki oleh roh-roh tersebut. Mereka juga mengenakan pakain yang menakutkan untuk bisa mengusir roh tersebut.

Oh ya… Kenapa Halloween disimbolkan dengan sebuah labu bercahaya dengan wajah seram (sering disebut Jack-O-Lantern)???

Labu tersebut diperkirakan berasal dari budaya rakyat Irlandia. Suatu hari, ada pria yang bernama Jack-seorang pria yang suka mabuk-mabukan dan penipu, bertemu dengan setan. Dia kemudian menyuruh si setan untuk memanjat pohon. Lalu, dia mengukir salib sehingga si setan tak bisa turun-turun. Setelah meninggal, Jack tidak bisa masuk ke surga karena pemabuk dan seorang penipu, namun dia juga tak bisa masuk neraka karena telah memperdayai setan. Jack kemudian membuat lentera dari lobak besar yang di dalamnya berisi lilin dan meminta api dari neraka. Sampai sekarang ini, arwah penasaran Jack masih berkeliling dunia mencari tempat peristirahatan terakhir sambil membawa lentera. Jack-o’-Lantern merupakan singkatan dari “Jack of the Lantern” yang berarti Jack yang membawa lentera.

Saat ini, Halloween sering dirayakan di daerah Amerika dan Eropa, di Indonesia Halloween jarang dirayakan secara besar-besaran.

Sumber

http://id.wikipedia.org/wiki/Halloween

http://id.wikipedia.org/wiki/Jack-o%27-lantern

http://buletin.melsa.net.id/halloween/sejarah.html

Kiamat 2012 = Salah Itung

Tahun 2012 pernah jadi sangat penting dan membuat ketar-ketir gara -gara muncul film Hollywood bertema kiamat, ‘2012’.

Film besutan sutradara Roland Emmerich itu memanfaatkan mitos akhir penanggalan Bangsa Maya, 21 Desember 2012, sebagai hari kehancuran dunia.

Saat ini, tahun 2012 kembali disebut-sebut gara-gara terbit buku berjudul  “Calendars and Years II: Astronomy and Time in the Ancient and Medieval World” (Kalender dan Tahun II: Astronomi dan Waktu di Dunia Kuno dan Abad Pertengahan) terbitan tahun 2010.

Namun, jangankan soal kebenaran ramalan kiamat. Buku itu malah mengungkap perhitungan akhir kalender ‘Long Count’ Maya diduga kuat tidak akurat. Selisihnya bisa 50 sampai 60 tahun.

Bagaimana bisa?

Isu besarnya, saat meneliti kalender kuno, arkeolog berusaha mengkorelasikan frame waktu mereka dengan kalender modern (Gregorian).

Misalnya, momentum-momentum penting Bangsa Maya seperti kelaparan perang, perayaan agama — diterjemahkan dalam format hari/bulan/ tahun masa kini.

Para ahli Maya berusaha menemukan momentum penting yang bisa menghubungkan kelender ‘Long Count’ dengan Gregorian.

Untuk itu, para ilmuwan Maya menggunakan faktor korelasi yang dinamakan ‘Konstanta GMT’. Inisial GMT didapatkan dari nama penemunya —  Joseph Goodman, Juan Martinez-Hernandez, dan J. Eric S. Thompson.

Adalah profesor Gerardo Aldana dari University of California, Santa Barbara yang mempertanyakan validitas korelasi — berdasarkan adanya miskorelasi peristiwa astronomi di masa lalu.

Aldana menuliskan hal itu dalam bab khusus di buku “Calendars and Years II: Astronomy and Time in the Ancient and Medieval World”

Kata dia, Bangsa Maya adalah astronom yang canggih di jamannya. Mereka juga teliti merekam kejadian di langit saat malam hari.

Bangsa Maya mendokumentasikan fase Bulan, gerhana, dan bahkan melacak pergerakan Planet Venus. Catatan mereka memungkinkan mereka untuk memperkirakan siklus astronomi masa depan dengan akurasi besar.

Menurut Aldana, meski GMT menggunakan sumber bukti astronomi, arkeologi, sejarah untuk mengkorelasikan ‘Long Count’ dengan kalender modern, ada keraguan ketika bukti-bukti itu ditafsirkan dari artefak Maya kuno dan teks kolonial.

Misalnya, peristiwa penting, tanggal pertempuran yang ditetapkan penguasa Dos pilas (situs Maya di Guatemala). Penguasa Balaj Chan K’awiil memilih tanggal ini berdasarkan penampakan ‘Chak Ek’.

Oleh arkeolog Stockholm University, Johan Normark, ‘Chak Ek’ diartikan sebagai Venus. Namun, Aldana dalam studinya menentang hal itu. Kata dia, ‘Chak Ek’ adalah meteor.

Bayangkan, jika kejadian dikorelasikan dengan Venus tapi sejatinya itu berkaitan dengan peristiwa acak seperti halnya penampakan meteorit? Jelas hasil dari menghubung-hubungkan waktu dalam kalender Maya dengan kalender modern acak-acakan dan pasti selisih.

Dalam tulisannya, Aldana menyajikan beberapa alasan mengapa konstanta GMT tak bisa diandalkan. Dia bukan orang pertama yang meragukannya.

Namun, penelitian lebih lanjut seperti penentuan waktu dengan  radiokarbon perlu dilakukan untuk mendukung dalilnya. Jadi, masih percaya kiamat bakal terjadi 2012?

Dikutip dari

http://teknologi.vivanews.com/news/read/183819-salah-hitung—kiamat–bangsa-maya-bukan-2012

Kenapa Amerika Dijuluki Negara Paman Sam?

Kalau Cina, julukannya Negara Tirai Bambu….. Pantesan! Soalnya disana banyak bambu nya

Kalau Mesir julukanya Negara Seribu Piramid….. Udah jelas, sana sini ada piramidanya

Tapi, kok Amerika julukannya Negara Paman Sam??? Berarti Negara itu milik Uncle Sam donk. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ya!

Dahulu ada orang bernama Samuel Wilson. Ia dilahirkan di Arlington, tanggal 13 September 1766. Pada usia 14 tahun, ia menjadi sukarelawan pejuang bagi negaranya. Setelah dewasa, ia membuka usaha kemasan daging di New York. Ia menyuplai bertong-tong daging bagi tentara AS dalam Perang 1812.

Pada tahun 1812 jumlah barang untuk tentara dibeli di Troy, NY, oleh Elbert Anderson, seorang kontraktor pemerintah. Barang diperiksa oleh dua bersaudara, Ebenezer dan Samuel Wilson. Samuel Wilson sering dipanggil “Uncle Sam” oleh temannya. Setiap paket ditandai inisial E.A.-U.S. Pada saat dimintai arti inisial ini, pekerja yang bercanda menjawab bahwa EA adalah Elbert Anderson dan US adalah “Uncle Sam“atau Paman Sam yang seharusnya adalah United States. Jadi judul Paman Sam menjadi populer di kalangan para pekerja, tentara, dan orang-orang, dan bahkan Pemerintah Amerika Serikat sekarang dikenal sebagai “Paman Sam”

Kisah di atas akhirnya ditulis dalam sebuah koran. Pada tahun 1860-an dan 1870-an, kartunis politis Thomas Nast mulai mempopulerkan gambar Paman Sam. Nast mengembangkan gambar tersebut dengan memberikan Paman Sam janggut putih dan pakaian yang bermotifkan bintang dan garis. Nast juga-lah yang menciptakan citra Sinterklas dan Gajah sebagai simbol Partai Republik Amerika Serikat. Pada bulan September 1961 Kongres AS mengakui Samuel Wilson sebagai cikal bakal simbol nasional Amerika.

Paman Sam Wilson dianggap sebagai tokoh teladan tentang seorang wiraswasta yang suka bekerja keras dan cinta kepada tanah airnya. Wilson wafat di usia 88 tahun pada 1854 dan dimakamkan di Pemakaman Oakwood di Troy, New York. Kota itu mendapat sebutan ‘Rumah Paman Sam.’ Akhirnya , nama Paman Sam secara resmi dipakai untuk julukan negara Amerika.

Sumber

http://lyric13.wordpress.com/2010/10/15/alasan-kenapa-amerika-dijuluki-negara-paman-sam/