Kiamat 2012 = Salah Itung

Tahun 2012 pernah jadi sangat penting dan membuat ketar-ketir gara -gara muncul film Hollywood bertema kiamat, ‘2012’.

Film besutan sutradara Roland Emmerich itu memanfaatkan mitos akhir penanggalan Bangsa Maya, 21 Desember 2012, sebagai hari kehancuran dunia.

Saat ini, tahun 2012 kembali disebut-sebut gara-gara terbit buku berjudul  “Calendars and Years II: Astronomy and Time in the Ancient and Medieval World” (Kalender dan Tahun II: Astronomi dan Waktu di Dunia Kuno dan Abad Pertengahan) terbitan tahun 2010.

Namun, jangankan soal kebenaran ramalan kiamat. Buku itu malah mengungkap perhitungan akhir kalender ‘Long Count’ Maya diduga kuat tidak akurat. Selisihnya bisa 50 sampai 60 tahun.

Bagaimana bisa?

Isu besarnya, saat meneliti kalender kuno, arkeolog berusaha mengkorelasikan frame waktu mereka dengan kalender modern (Gregorian).

Misalnya, momentum-momentum penting Bangsa Maya seperti kelaparan perang, perayaan agama — diterjemahkan dalam format hari/bulan/ tahun masa kini.

Para ahli Maya berusaha menemukan momentum penting yang bisa menghubungkan kelender ‘Long Count’ dengan Gregorian.

Untuk itu, para ilmuwan Maya menggunakan faktor korelasi yang dinamakan ‘Konstanta GMT’. Inisial GMT didapatkan dari nama penemunya —  Joseph Goodman, Juan Martinez-Hernandez, dan J. Eric S. Thompson.

Adalah profesor Gerardo Aldana dari University of California, Santa Barbara yang mempertanyakan validitas korelasi — berdasarkan adanya miskorelasi peristiwa astronomi di masa lalu.

Aldana menuliskan hal itu dalam bab khusus di buku “Calendars and Years II: Astronomy and Time in the Ancient and Medieval World”

Kata dia, Bangsa Maya adalah astronom yang canggih di jamannya. Mereka juga teliti merekam kejadian di langit saat malam hari.

Bangsa Maya mendokumentasikan fase Bulan, gerhana, dan bahkan melacak pergerakan Planet Venus. Catatan mereka memungkinkan mereka untuk memperkirakan siklus astronomi masa depan dengan akurasi besar.

Menurut Aldana, meski GMT menggunakan sumber bukti astronomi, arkeologi, sejarah untuk mengkorelasikan ‘Long Count’ dengan kalender modern, ada keraguan ketika bukti-bukti itu ditafsirkan dari artefak Maya kuno dan teks kolonial.

Misalnya, peristiwa penting, tanggal pertempuran yang ditetapkan penguasa Dos pilas (situs Maya di Guatemala). Penguasa Balaj Chan K’awiil memilih tanggal ini berdasarkan penampakan ‘Chak Ek’.

Oleh arkeolog Stockholm University, Johan Normark, ‘Chak Ek’ diartikan sebagai Venus. Namun, Aldana dalam studinya menentang hal itu. Kata dia, ‘Chak Ek’ adalah meteor.

Bayangkan, jika kejadian dikorelasikan dengan Venus tapi sejatinya itu berkaitan dengan peristiwa acak seperti halnya penampakan meteorit? Jelas hasil dari menghubung-hubungkan waktu dalam kalender Maya dengan kalender modern acak-acakan dan pasti selisih.

Dalam tulisannya, Aldana menyajikan beberapa alasan mengapa konstanta GMT tak bisa diandalkan. Dia bukan orang pertama yang meragukannya.

Namun, penelitian lebih lanjut seperti penentuan waktu dengan  radiokarbon perlu dilakukan untuk mendukung dalilnya. Jadi, masih percaya kiamat bakal terjadi 2012?

Dikutip dari

http://teknologi.vivanews.com/news/read/183819-salah-hitung—kiamat–bangsa-maya-bukan-2012

Ruang dan Waktu

Selama ini pengertian kita mengenai ruang dan waktu adalah sebagai berikut

Ruang: Sesuatu yang dapat diisi oleh zat atau partikel yang berbentuk 2 atau 3 dimensi.

Waktu: Kecepatan yang sama di seluruh alam semesta (sehingga 1 detik di bumi akan sama saja dengan 1 detik di ujung galaksi).

Namun, konsep kita selama ini mengenai ruang dan waktu adalah SALAH. Pengertian ruang dan waktu tidaklah sesederhana itu. Ruang dan waktu saling berkaitan dan sangat relatif, bentuknya juga bisa berubah-ubah. Jadi, ruang tersebut dapat berubah sendirinya, dan waktu kecepatannya dapat diperlambat ataupun dipercepat.

Bukti bahwa ruang dan waktu mempunyai relativitas

1. Gravitational Lensing

Miskonsepsi juga terjadi pada gravitasi. Selama ini kita menganggap bahwa konsep gravitasi hanyalah sebuah gaya yang menarik kita tetap berada di bumi. Konsep tersebut juga merupakan SALAH dan tidak sesederhana itu. Gravitasi juga berarti pembengkokan ruang dan waktu yang dilakukan oleh benda yang bermassa besar contohnya bumi. Jadi, semakin besar massa benda, semakin besar pula pembengkokan ruang dan waktu. Lihat saja pada sebuah galaksi, terjadi pembengkokan (lebih tepatnya penggembungan bentuk galaksi karena gravitasi) karena massa galaksi sangatlah besar.

Kenapa ruang dan waktu dapat membengkok/menggembung?

Ruang dan waktu sebenarnya dapat diibiratkan seperti kain. Jika kamu merentangkan kain sekuat2nya si setiap sisi, maka ruang dan waktu adalah normal. Namun jika kamu menambahkan sebuah massa, misalnya batu, maka kain tersebut akan menggembung ke bawah.

Semakin besar pembengkokan/penggembungan maka ruang dan waktu akan menjadi semakin sempit dan lambat.

2. Muon

Muon adalah partikel yang hanya dapat hidup 2/1.000.000 detik (0,000002 detik). Muon biasanya terbentuk saat cosmic ray (cahaya kosmik-partikel dari luar angkasa). Namun, peneliti menemukan kuantitas Muon yang sangat banyak di Bumi. Hal ini seharusnya dibilang mustahil untuk sebuah Muon dapat mencapai permukaan bumi. Namun, teori kecepatan mematahkan kemustahilan tersebut. Sehingga, semakin cepat sebuah Muon bergerak maka semakin jauh jarak yang ditempuh dan waktu yang ditempuh semakin sedikit. Sehingga, 2/1juta detik bagi sebuah Muon tidaklah sama dengan 2/1juta detik di Bumi.

Hal ini dapat disimpulkan bahwa, jika kita berkendera dengan kecepatan tinggi, maka kita akan sampai ke sebuah tempat dengan cepat.

Dari dua bukti di atas dapat disimpulkan bahwa ruang dan waktu mempunyai kaitan yang sangat erat, tidak bisa dipisahkan satu sama lain.

Dari pernyataan di atas, kita juga bisa menyimpulkan bahwa kita dapat memperlambat dan mempercepat waktu. Bagaimana caranya?

Jika kamu mempunyai seorang saudara kembar maka cobalah eksperimen unik ini (mungkin agak mustahil melakukannya).

Suruhlah saudara kembarmu untuk terbang dengan pesawat ruang angkasa lalu melakukan ekspedisi di luar sana selama 10 tahun. Lalu, saat kembali lihatlah perbedaan di antara kalian berdua. Kamu akan tampak lebih tua dari saudara kembarmu, Kenapa???

Bumi mempunyai gravitasi, sedangkan luar angkasa merupakan ruang angkasa yang kosong dan tidak memiliki gravitasi, dari bukti Gravitational Lensing di atas dapat kita simpulkan bahwa gravitasi memainkan peran penting dalam waktu dan ruang. Di bumi, waktu akan berjalan lebih cepat daripada di luar angkasa. Luar angkasa tidak memiliki gravitasi yang akan membengkokkan ruang dan waktu, namun bumi memiliki gravitasi yang akan membengkokkan ruang dan waktu sehingga waktu akan berjalan semakin jelas di Bumi.

Jadi, untuk memperlambat waktu, kita membutuhkan sebuah massa yang sangat besar sehingga menimbulkan gravitasi yang luar biasa besar. Dengan ini kita dapat memperlambat waktu. Sebaliknya, untuk mempercepat waktu kita memerlukan massa sekecil-kecilnya.

Get to Know: Chinese Standard Time

Cina merupakan salah satu negara dengan luas wilayah yang cukup luas. Kalau dilihat dari zona waktunya. Cina dapat dibagi dalam 5 zona waktu. Namun, tahukah kamu berapa zona waktu Cina saat ini???

Saat ini Cina hanya memiliki 1 zona waktu, yaitu lebih cepat 8 jam dari Greenwich (UTC +8).

Kenapa bisa seperti itu???

Sebelumnya, Cina merupakan negara Republik biasa. Pada saat itu, pengamat mengatakan bahwa Cina lebih baik dibagi atas 5 zona waktu. Pembagian tersebut diantaranya, Kunlun Time Zone (UTC +5.30), Shinkiang-Tibet Time Zone (UTC +6), Kansu-Szechuan Time Zone (UTC +7), Chungyuan Standard Time Zone (UTC +8), dan Changpai Time Zone (UTC +8.30). Zona waktu ini diakui dan diresmikan pemakaiannya pada tahun 1939 pada konferensi waktu standar.

Setelah Perang Saudara dan Partai Komunis di Cina naik tahta, Standar waktu dengan UTC +8 ditetapkan di seluruh provinsi dari ujung barat ke ujung timur. Waktu standar ini populer dengan nama Beijing Time (Waktu Beijing) atau Chinese Standard Time (Waktu Standar Cina).

Penetapan waktu standar ini dilakukan sekitar akhir September hingga awal Oktober tahun 1949.

Akibat dari penetapan waktu standar ini. Kota Urumqi, di wilayah barat Cina mengalami percepatan waktu 2 jam dari waktu seharusnya. Sebelumnya, Urumqi menganut sistem UTC +6. Namun, Urumqi terpaksa memakai Waktu Standar Cina yang lebih cepat 2 jam. Sehingga di Urumqi, jam 6 pagi disana sama saja dengan jam 4-dimana langit masih gelap. Atau jam 8 sore sama saja dengan jam 6-dimana matahari baru terbenam. Hal ini sangat berpengaruh kepada mereka, sehingga sebagian warga Urumqi masih memakai sistem waktu lama.

Beberapa keuntungan dari sistem di Cina ini adalah, rakyat Cina tidak perlu menginversikan waktu dari satu tempat ke tempat lain. Pekerjaan-pekerjaan yang lebih tepatnya bisnis akan mudah dilakukan karena tidak adanya perbedaan waktu., sehingga kekeliruan akan waktu tidak terjadi. Sistem ini juga diterapkan di sekolah-sekolah di Cina. Mereka akan melaksanakan ujian serentak pada jam 8. Sehingga kemungkinan untuk kebocoran soal tidak terjadi……….. ^^

Sumber

http://en.wikipedia.org/wiki/China_standard_time

http://en.wikipedia.org/wiki/Time_in_China

WARNING: Incoming Dangerous Asteroid!!!

Para astronom telah menemukan sebuah asteroid berbahaya dan kurang dari satu bulan lagi benda luar angkasa itu diperkirakan akan melintas dekat Bumi.

Obyek yang dinamai ‘2010 ST3’ itu memiliki diameter 150 meter dan akan melintas empat juta mil dari Bumi pada pertengahan Oktober nanti, demikian kutip Daily Mail, Selasa (28/9).

‘2010 ST3’ terpantau menggunakan teleskop ‘Panoramic Survey Telescope & Rapid Response System (Pan-STARRS) PS1’, pada 16 September silam, ketika asteroid itu masih berada pada jarak 20 juta mil dari Bumi.

Asteroid itu adalah ‘obyek berpotensi bahaya’ (potentially hazardous object atau PHO) pertama yang ditemukan oleh Pan-STARRS, menggunakan teleskop baru yang dirancang untuk memindai langit dan menemukan asteroid berbahaya.

“Meski obyek itu tidak akan menghantam bumi, penemuan itu menunjukan bahwa Pan-STARRS adalah sistem paling sensitif yang didedikasikan untuk menemukan asteroid berbahaya,” kata Robert Jedicke, seorang anggota PSI Scientific Consortium, dari University Of Hawaii, yang bertugas mengamati data asteroid dari teleskop itu.

“Obyek itu ditemukan ketika ia masih berada sangat jauh untuk dideteksi oleh pemantau asteroid yang lain,” Jedicke menjelaskan.

Kebanyakan PHO besar telah dimasukan kedalam katalog tetapi para pakar menduga bahwa terdapat lebih banyak lagi asteroid yang melintas kurang dari satu mil tetapi belum pernah ditemukan.

Obyek-obyek itu bisa menyebabkan bencana berskala regional jika bisa menghantam bumi. Peristiwa itu diperkirakan akan terjadi setiap beberapa ribu tahun.

“Saya mengucapkan selamat kepada proyek Pan-STARRS atas penemuannya itu,” ucap Timothy Spahr, direktur Minor Planet Center (MPC).

“Itu adalah bukti bahwa teleskop PSI, dengan Gigapixel Camera dan sistem komputernya yang rumit untuk mendeteksi obyek bergerak, bisa menemukan objek berpotensi bahaya yang belum ditemukan orang lain,” lanjut Spahr.

Pan-STARRS diharapkan menemukan puluhan ribu asteroid setiap tahun dengan perhitungan yang tepat agar bisa menghitung lintasan orbit mereka atas Matahari dengan tepat.

Tiap obyek yang cukup besar yang terpantau seperti itu mungkin akan menghampiri Bumi dalam 50 tahun ke depan atau diberi label ‘berpotensi bahaya’ dan terus dipantau secara seksama.

Para ilmuwan dari badan antariksa Amerika Serikat atau NASA percaya bahwa, menghadapai berbagai ancaman itu, perlu dibentuk sebuah misi luar angkasa untuk mengalihkan setiap asteroid yang diketahui akan menghantam Bumi.

Teleskop PS1 dan saudaranya yang lebih besar PS4 yang akan segera dioperasikan akhir dekade ini diharapkan bisa menemukan jutaan atau lebih asteroid secara keseluruhan.

Kedua teleskop itu juga akan memantau target yang lebih jauh seperti bintang-bintang, supernova, dan ledakan-ledakan misterius dari berbagai galaksi di alam semesta ini.PS1 telah beroperasi penuh sejak Juni 2010.

Dikutip dari

http://www.mediaindonesia.com/index.php/read/2010/09/29/171606/45/7/Asteroid_Berbahaya_Kembali_Mengancam_Bumi

Permutasi dan Kombinasi: How to use them?

Kalau kita belajar mengenai peluang, hal pertama yang harus kita ketahui yaitu permutasi dan kombinasi. Di dalam belajar peluang, kita akan dituntut untuk mengetahui bermacam-macam fenomena yang dapat terjadi. Contohnya, kemungkinan dadu yang muncul adalah angka 4. Kalau itu bisa mudah untuk  dijawab. Nah, kalau kali ini soalnya berapa kemungkinan plat nomor mobil yang bisa digunakan dari 2 buah huruf dan 4 angka.??? Kita kemudian harus mengalikan angka-angka yang besar, dan jika tidak menggunakan kalkulator, kesalahan besar akan rentan terjadi. Oleh karena itu, diperlukan cara baru melalui permutasi dan kombinasi.

Permutasi adalah menggabungkan beberapa objek dari satu dan urutannya diperhatikan. Contohnya, diberikan angka 1,2,3. Angka 1,2,3 dapat disusun menjadi 2,3,1 atau 3,2,1 dan seterusnya. Susunan-susunan tersebut satu sama lain berbeda. Oleh karena itu, permutasi sangat memperhatikan urutan dari susunan objek tertentu. Contoh lainnya yaitu diberikan bola kuning (K), bola merah(M), dan bola hijau(H). Susunan yang dapat dibuat antara lain yaitu (K, M, H); (M,H,K); (H, K, M) dan seterusnya. Susunan (K, M, H) berbeda dengan (M, H, K) karena satu sama lain berasal dari unsur yang berbeda.

Rumus umum Permutasi yaitu

Kombinasi adalah menggabungkan beberapa objek dari suatu grup tanpa memperhatikan urutan. Contohnya, diberikan angka 1,2,3. Susunan 1,2,3 pada kombinasi, akan sama saja dengan susunan seperti 3,2,1 dan 2,3,1. Berbeda dengan permutasi antara 1,2,3 dan 3,2,1 akan berbeda. Contoh lainnya, seorang anak diberikan 3 buah buku (A,B,C), berapa banyak cara yang dapat ditentukan supaya anak tersebut mendapatkan 3 buku??? Dari sini, dapat kita lihat bahwa susunan A,B,C dengan susunan lainnya adalah sama. Sehingga banyak caranya adalah 1. Sedangkan pada  permutasi, banyak caranya adalah 6.

Rumus umum kombinasi

Nah, dari penjelasan di atas, udah bisa ngebedain belum yang mana pakai permutasi dan kombinasi. Nih soal latihannya….

Menggunakan rumus apa untuk menemukan banyak cara dari situasi berikut.

1. Susunan huruf pada kata BLOG

2. 10 orang Bersalaman dalam sebuah acara

3. Mengambil 3 buah pensil dari 10 pensil yang tersedia

4. Mengambil 3 buah pensil warna dan 10 pensil warna yang tersedia (dengan setiap pensil berbeda warna satu sama lain)

5. Mengambil 2 amplop dari 5 amplop yang tersedia.

Jawabannya ada di bawah

Sumber

http://id.wikipedia.org/wiki/Kombinasi_dan_permutasi

Jawaban dari latihan di atas

1. Permutasi

2. Kombinasi

3. Kombinasi

4. Permutasi

5. Kombinasi

Bagaimana Planet Mirip Bumi Bisa Ditemukan?

Para astronom di Amerika Serikat (AS) mengaku telah menemukan suatu planet di luar tata surya yang dihuni Bumi, namun bisa jadi cocok untuk dihuni makhluk hidup. Posisi strategis planet itu mirip dengan Bumi.

Posisi planet itu berjarak 120 triliun mil atau sekitar 193,1 triliun kilometer dari Bumi. Pertanyaannya, bagaimana mereka bisa mengetahui planet itu?

Peneliti dari Universitas California di Santa Cruz, Steven Vogt, dan R Paul Butler, astronom dari Carnegie Institution di Washington mengungkapkan bahwa mereka sama-sama menggunakan teleskop canggih di darat. Namun, mereka tidak langsung menemukan planet harapan itu.

Para ilmuwan rupanya mengamati pergerakan suatu bintang -yang mereka sebut Gliese 581- selama lebih dari sebelas tahun. Bintang itulah yang menjadi orbit dari suatu planet mirip Bumi, yang belakangan mereka temukan.

Planet itu merupakan yang keenam yang ditemukan tim ilmuwan yang mengitari Gliese 581. Menurut Vogt, dua planet lain tampak menjanjikan untuk dihuni. Sedangkan yang lainnya terlalu panas.

Sebaliknya, planet kelima yang mereka temukan malah terlalu dingin. Justru planet keenam yang mereka anggap cocok, sehingga disebut goldilocks. Artinya kondisi planet itu tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas karena posisinya tidak terlalu dekat dan tidak terlalu jauh dari bintang.

Tadinya, planet itu akan dinamai Gliese 581g, mengingat bintang yang menjadi pusat rotasi disebut Gliese 581a. Namun, Vogt tidak setuju dengan penamaan itu. “Itu bukan nama yang sangat menarik, apalagi ini menyangkut planet yang indah,” kata Vogt.

Dia lebih suka planet itu sesuai dengan nama istrinya. “Saya menyebut planet itu Dunia Zarmina,” kata Vogt.

Gliese 581 dianggap sebagai “bintang cebol,” hanya sepertiga dari matahari. Oleh karena itu, menurut Butler, Gliese 581 tidak akan bisa langsung terlihat dari teleskop biasa dari Bumi meski berada di konstelasi Libra.

Penemuan para astronom itu dipublikasikan di media Astrophysical Journal dan juga diumumkan oleh National Science Foundation, Rabu 29 September 2010.

Dikutip dari

http://id.news.yahoo.com/viva/20100930/img/pwl-1285812174-2010-0-viva-b4339821f81c0.html

Out of The Earth: Space

Pernah melihat roket meluncur belum? Mungkin sebagian besar dari kita cuma melihatnya dalam TV atau rekaman di internet. Kamu sendiri juga bisa membuat sebuah roket hanya dengan botol plastik berisi air dan sebuah pompa. Setelah persiapan selesai, kamu bisa memasukkan gas sebesar-besarnya ke dalam botol, dan terbanglah roket tersebut. Tapi, kali ini saya hanya akan menjelaskan lebih lengkap tentang roket ruang angkasa (space rockets).

Untuk menerbangkan sebuah satelit atau pesawat ulang alik, diperlukan sebuah roket angkasa. Satelit maupun Pesawat Ulang Alik tidak bisa terbang ke angkasa dengan cara lepas landas dari sebuah bandar udara seperti pesawat biasanya. Hal ini diakibatkan oleh tenaga pendorong dan besarnya gravitasi yang menahan sebuah benda tetap di dalam Bumi.

Para ilmuwan di pertengahan abad 20 meyakini bahwa untuk mencapai kulit terluar dari bumi, diperlukan tenaga yang sangat besar, dan tenaga tersebut berasal dari roket. Hal ini, membuat pihak Uni Soviet pada zaman Perang Dingin berhasil menerbangkan satelit buatan pertama di dunia-Sputnik.

Sebuah roket angkasa dapat menerima beban sebesar 22.000 kg (atau 22 ton) bahkan lebih. Di setiap ketinggian tertentu, roket akan melepaskan satu per satu bagiannya sehingga berat yang terbeban oleh sebuah pesawat ulang alik tidak terlalu besar untuk mencapai ruang angkasa. Biasanya, roket angkasa dapat terbang dengan kecepatan 26.000 kaki/detik (8000 meter/detik). Sebuah roket harus bisa melawan besar percepatan gravitasi yaitu 10m/s^2 dalam arah yang horizontal. Sehingga, roket dan pesawat ulang alik tidak berhenti di tengah perjalanan menuju angkasa (jika ini terjadi, roket dan pesawat akan jatuh kembali ke bumi).

Sumber

http://en.wikipedia.org/wiki/Launch_vehicle

The Wizarding World of Harry Potter

Miss J. K. Rowling telah menamatkan sekuel Harry Potter-nya melalui The Deathly Hallows (Relikui Kematian). Namun, para fans setia HP tak akan mudah menghapus kenangannya akan petualangannya di dunia sihir. Nah, dari sinilah sebuah ide muncul untuk para fans setia HP yaitu dengan membangun Taman Hiburan Harry Potter atau lebih dikenal dengan The Wizarding World of Harry Potter.Taman ini bertempat di Universal Parks and Resorts’ Island of Adventure Theme Park di Orlando, Florida.

Ide ini pertama kali muncul dari para pekerja di Universal Studio. Setelah merealisasikan ide fantastik tersebut dengan Sang Penulis, J.K. Rowling, konstruksi langsung di mulai di awal tahun 2008 dengan perencanaan biaya sebesar £134 juta atau dalam dollar sebesar US$200 juta.

Konstruksi taman selesai pada tanggal 1 Juni 2010 dan dibuka untuk umum pada tanggal 18 Juni 2010 dengan sambutan upacara pembukaan langsung dihadiri oleh Sang Penulis, J.K. Rowling dan pemain film Harry Potter beserta kru-kru yang bertugas dalam pembuatan film.

Taman hiburan ini di desain sesuai dengan tempat-tempat yang sering diperlihatkan dalam film seperti Hogwarts, dan desa kecil Hogsmeade. Walaupun, “tentu saja” tak akan ada sihir di taman hiburan namun, beberapa wahana dibuat sedemikian mungkin sehingga seperti ada kekuatan sihir yang menjalankan wahana tersebut. Wahana-wahana yang ada di taman ini seperti Dragon Challenge, Flight of The Hippogriff, dan Forbidden Journey.

Toko-toko dan Restoran diberi nama sesuai dengan yang ada di dalam film seperti The Three Broomsticks, dimana para oengunjung dapat membeli Butterbeer yang sangat disukai oleh Harry Potter dalam ceritanya. Lalu ada, Zonko dimana anak-anak bisa membeli mainan yang berhubungan dengan dunia sihir Harry Potter, dan tak lupa Ollivander’s Wand Shop, dimana para pengunjung dapat memilih tongkat sihirnya melalui beberapa tes (tentu saja bukan tongkat sihir asli).

Berikut adalah foto-foto dari taman hiburan Harry Potter

Ayo! Cari tongkat sihirmu!

Sumber

http://en.wikipedia.org/wiki/The_Wizarding_World_of_Harry_Potter

Korean Air Lines Flight 007

1 September 1983, sebuah pesawat jenis B747-230B milik Korean Air Lines dengan nomor penerbangan 007 (KAL 007), melintasi lautan bebas dan cuaca yang cerah. Pesawat ini dijadwalkan tiba di Seoul pada pukul 06.35 waktu Seoul. Sebagian penumpang masih akan melanjutkan penerbangan lainnya seperti ke Tokyo, Taipeh, dan Hongkong. Namun, tepat pukul 03.26 waktu Seoul pesawat yang akan mendaki ketinggian 35.000 kaki ini meledak dan mendadak kehilangan kendali. Pilot dan ko-pilot berusaha menguasai pesawat namun gagal. 2 menit kemudian, pengatur lalu lintas udara Tokyo kehilangan kontak dengan pesawat ini. Korean Air Lines dengan nomor penerbangan 015 (KAL 015) juga berusaha berkomunikasi dengan KAL 007, namun usaha itu sia-sia. Apa yang sebenarnya terjadi pada KAL 007?

KAL 007 merupakan penerbangan rutin dari New York, USA (JFK Airport) menuju Seoul, South Korea (Gimpo Int. Airport)  via Anchorage, Alaska. KAL 007 biasanya dijadwalkan terbang pada pukul 23.50 waktu New York. Namun, kali ini pesawat terlambat terbang selama 35 menit. Semua sistem dan peralatan dicek dengan benar dan tak ada kerusakan sedikit pun pada pesawat. Pesawat akhirnya terbang pada pukul 00.47 waktu New York dan menuju Anchorage untuk melakukan pengisian penumpang dan bahan bakar. Kali ini pesawat dikendalikan oleh Kapten Chun Byung-In, beliau sudah bekerja dengan Korean Air Lines selama 26 tahun dan sebelumnya bekerja dengan Angkatan Udara Korea Selatan.

Jalur yang seharusnya diambil KAL 007 merupakan garis putus-putus pada peta di atas.

Setelah melakukan pengisian bahan bakar, pesawat yang lepas landas dari Anchorage ini diinstruksikan untuk mengarah ke 220 derajat dan  mengambil jalur R-20 (melalui Samudera Pasifik ke Jepang, 17,5 mil dari perbatasan dengan Uni Soviet). Namun, radar mencatat bahwa pesawat ini meleset dari jalur dan tidak pernah mengikuti jalur R-20 yang biasa digunakan pesawat komersial untuk menuju Asia, malahan KAL 007 menembus perbatasan terlarang dengan Uni Soviet. Keadaan ini dikonfirmasi oleh KAL 015, yang terbang 15 menit setelah KAL 007 lepas landas.

Tahun 1983 merupakan puncak ketegangan antara Paham Sosialis Uni Soviet dengan Paham Kapitalis AS dalam Perang Dingin sejak 1945. Kecurigaan demi kecurigaan melintas di benak masing-masing kubu. Walaupun masing-masing Pakta telah sepakat untuk mengurangi produksi senjata dan pengembangan nuklir dalam SALT (Strategic Arms Limitation Treaty) IIyang ditanda tangani tahun 1970-an, namun hal tersebut tidak mengurungkan niat masing-masing pakta untuk mengembangkan senjata-senjatanya dan melakukan aksi mata-mata ke setiap pakta.

Pada saat KAL 007 melintas di wilayah Uni Soviet melalui Semenanjung Kamchatka, pengatur lalu lintas militer Soviet menemukan titik radar pada monitornya yang sangat tak biasa melintasi Semenanjung Kamchatka. Pada awalnya mereka mengira bahwa pesawat ini merupakan pesawat mata-mata AS jenis RC-135. Biasanya, pesawat ini akan langsung mundur jika sudah memasuki wilayah Soviet. Namun kali ini, pesawat terus melaju ke Kep. Sakhalin. Situasi membuat ketegangan di pangkalan militer Soviet memuncak. 2 pesawat jenis Su-15 diterbangkan dan MiG-23 15 menit kemudian.

Su-15 berhasil menemukan pesawat yang dikira mata-mata itu pada pukul 6 waktu setempat. Namun, sang pilot, Letkol Gennady Nikolayevich Osipovich melihat suatu keanehan pada pesawat mata-mata yang biasanya tidak memiliki lampu navigasi seperti pada pesawat komersial biasa. Setelah 3 menit melakukan pengamatan pada pesawat tersebut, Letkol Osipovich melakukan tembakan kanon sebagai peringatan awal kepada pesawat tersebut. Namun, pesawat tersebut melambat dan menaikkan ketinggiannya. Osipovich kemudian menerima perintah untuk menembak jatuh pesawat mata-mata itu. Tak ragu-ragu, Osipovich menembakkan 2 misil sekaligus ke pesawat tersebut. Misil berhasil mengenai pesawat tersebut dan 30 detik kemudian pesawat kehilangan kendali dan jatuh di perairan dekat Kep. Moneron (dekat Sakhalin). peristiwa ini dilihat dari jauh oleh pilot MiG-23.

Kesalahan besar tentara Soviet adalah, pesawat tersebut sama sekali bukan pesawat mata-mata AS jenis RC-135, namun pesawat yang ditembak jatuh itu adalah pesawat jenis B747 milik Korean Air Lines yang seharusnya sudah tiba di Seoul pada pukul 06.35 waktu Seoul. Mulanya Uni Soviet lewat kantor berita Tass mengaku tidak mengetahui apa-apa mengenai hilangnya KAL 007, baru pada tanggal 9 September, pemerintahan Yuri Andropov secara resmi mengakui telah menembak jatuh pesawat tersebut.

Ogarkov juga mengegaskan bahwa pesawat terbang dengan mematikan lampu navigasi dan lampu kabin. Pilot penyergap juga telah melakukan hubungan via radio, menggoyangkan sayap, menyalakan lampu, dan bahkan menembakan rentetan kanon peringatan. Karena tidak diindahkan maka Soviet segera mengambil keputusan untuk menembak jatuh. Lebih gila lagi, pemerintah Soviet melaporkan kepada ICAO (International Civil Aviation Organization) bahwa tidak menemukan satupun korban dan kepingan pesawat termasuk flight data recorder ! Padahal perairan Kepulauan Moneron adalah perairan dangkal dan KAL 007 tidak hancur seketika.

Baru pada tanggal 15 September dan sampai akhir tahun 1983, Soviet memberikan item-item seperti pakaian dan

Sepatu-sepatu yang diklaim milik penumpang KAL 007

sepatu yang diakui ditemukan di TKP (Tempat Kejadian Perkara) tanpa menyerahkan rongsokan, mayat korban maupun yang terpenting black box. Entah apa maksudnya, mungkin hanya sekedar ingin membingungkan penyelidik atau pemerintah Soviet ingin mengatakan bahwa KAL 007 pesawat mata-mata yang berisi samaran penumpang sipil dengan membawa tetek bengek samaran berupa barang-barang tersebut. Pernyataan masih sama seperti sebelumnya, Uni Soviet kembali menuduh Amerika Serikat yang sengaja melakukan karena mengubah pesawat sipil menjadi pesawat mata-mata.

Lewat rekaman yang berisikan percakapan pilot penyergap yang diberikan pemerintah Soviet lima hari kemudian setelah kejadian kepada NSA (National Security Agency), penyelidik Amerika dan Jepang mencoba menguak tabir misteri. Diantara penyelidik itu ada seorang pilot eks Uni Soviet yang paham betul situasi dan kondisi baik teknis maupun psikis. Ia tidak lain adalah Victor Belenko.Seorang letnan AU Soviet yang membelot dengan MiG-25 ke Jepang dan meminta suaka pada pemerintahan Jimmy Carter tahun 1976. Lebih baik lagi, sebelum terbang dengan MiG-25, ia menerbangkan Su-15 di wilayah Timur Jauh juga.

Dalam rekaman “asli dan resmi” itu (karena kemungkinan besar telah di-edit dan diubah sedemikian rupa), Belenko mendengarkan berulang-ulang dan menyatakan bahwa banyak pernyataan palsu dan bohong dilontarkan oleh Ogarkov. Belenko mencoba menganalisa percakapan menit demi menit dan mensimulasikannya.

Menurut pengalaman menerbangkan Su-15, adalah tidak mungkin Osipovich sempat melakukan tindakan mengoyangkan sayap, menyalakan lampu atau tembakan kanon bisa dilihat oleh pilot KAL 007 karena posisinya pada menit itu kira-kira masih 6 km dibelakang dan dibawah KAL007. Apalagi jangkauan efektif kanon hanya 1 km, sulit dilihat walaupun ditembakan saat berada disamping KAL007 sekalipun. Yang benar adalah terbang didepan pesawat target yang nyata-nyata tidak dilakukan. Waktu untuk melakukan hal-hal itu juga terbatas mengingat bahan bakar Su-15 diisi tidak penuh (untuk mencegah pilot membelot).

Kebohongan juga bahwa Osipovich mencoba berhubungan komunikasi via radio, itu tidak mungkin karena pesawat tidak memiliki kemampuan transmisi komunikasi ke pesawat non Soviet. Belenko bahkan dengan tegas bahwa Su-15 memang diposisikan bukan untuk mencegat dan mengusir KAL007 melainkan untuk langsung dalam posisi menyerang. Pernyataan bahwa KAL007 tidak menyalakan lampu kabin kemungkinannya adalah bahwa sebagian besar jendela ditutup mengingat pesawat melakukan perjalanan malam hari.

Osipovich bisa jadi yakin bahwa KAL007 adalah pesawat sipil jumbo jet bukan RC-135 karena melihat langsung secara visual (apalagi cuaca cukup cerah) tapi mengingat sistem komando totaliter komunisme, bahwa pengambil keputusan bukanlah pilot. Belenko menyatakan bahwa setiap pilot Soviet selalu didoktrin : “Not to think, not to recommend, not to judge, you may only to execute, let the commander will think for you“, menempatkan pilot tempur penyergap hanya sebagai algojo belaka. Jika tidak melaksanakan doktrin ini, akibatnya bisa fatal, sang pilot beserta keluarganya bisa dihukum berat.

Begitulah, pesawat sipil B747 menjelma menjadi pesawat RC-135 hanya berdasarkan “titik” di layar radar. Mengingat ini juga bukan kejadian pertama tampaknya Uni Soviet berlaku tidak adil. Sudah banyak kasus, pengintai Uni Soviet yang jelas-jelas pesawat militer sering melanggar wilayah perbatasan tapi pihak NATO dan sekutunya selalu melakukan rules of engagement yang benar. Memberikan peringatan baik terbang didepan pesawat maupun membuka komunikasi tanpa konfrontasi, seraya melakukan pengawalan, dan tidak melakukan “tembak dulu tanya belakangan”.

Kebenaran akhirnya terkuak setelah sang eksekutor, Osipovich diwawancarai langsung pada tahun 1991, dan ternyata memang benar adanya. Komando udara memang tidak berniat untuk mengidentifikasi atau memperingatkan KAL 007. Lebih parah lagi, bahwa ternyata Su-15 yang dipiloti Osipovich tidak memiliki kanon seperti yang disebutkan dahulu.

Osipovich juga melihat bahwa lampu navigasi KAL 007 menyala tidak seperti yang dinyatakan Marshal Ogarkov bahwa KAL 007 mematikan lampu. Osipovich menyatakan bahwa ia dipaksa mabuk dan berbohong oleh atasannya untuk kesaksian palsu di media. Meskipun demikian Osipovich tetap yakin bahwa pesawat KAL007 adalah pesawat mata-mata bukan pesawat sipil.

Melangkah lebih jauh lagi, Izvestiya mewawancarai Marsekal Pietr Kirsanov yang menyatakan bahwa reruntuhan pesawat ditemukan sekaligus flight data recordernya dan dikirim ke Moskow. Militer Soviet telah membersihkan bukti sedemikian rupa termasuk keberadaan korban bahkan sempat memasang alat transmisi palsu di perairan yang jauh dari TKP agar SAR (Search and Air Rescue) Amerika dan Jepang terkecoh. Memang tidak terlalu bersih tampaknya karena delapan hari kemudian setelah kejadian, sebanyak 13 potongan badan korban dan barang-barang dari KAL007 hanyut dan ditemukan di pantai utara Hokkaido.

Kesalahan tembak memang telah terbukti benar apa adanya, apalagi Maret 1992, Menteri Pertahanan Dmitri Ustinov menyatakan lewat dokumen rahasia tahun 1983 bahwa pemerintah Soviet melakukan hal tersebut demi menghindari sangsi internasional karena menembak jatuh pesawat terbang sipil. Memang tidak ada ganti rugi yang diberikan ataupun permintaan maaf resmi dari pemerintah Soviet yang bubar pada akhir tahun 1992. Tapi toh demi itikat baik, pemerintahan reformasi Federasi Rusia lewat Presiden Boris Yeltsin menyerahkan kepingan pesawat dan flight data recorder kepada Presiden Korsel, Toh Tae Woo dan ICAO awal 1993 untuk menuntaskan kasus ini.

Setelah kejadian ini, pemerintah seluruh dunia melakuakn pengecekan ulang pada sistem transportasi udara. Tindakan utama setiap negara yaitu melakukan perbaikan jalur udara sehingga tidak terlalu dekat dengan Uni Soviet, kalau-kalau kejadian ini terulang kembali (jalur kembali normal setelah Uni Soviet dibubarkan). Sistem navigasi tiap pesawat diperbaiki dan setiap pengatur lalu lintas sekarang bisa mengamati lokasi, kecepatan, dan ketinggian sebuah pesawat. Sanksi tegas dijatuhkan kepada Uni Soviet yang telah melakukan tindakan eksekusi yang dinilai tidak berperikemanusiaan tersebut. Sistem GPS mulai digunakan oleh semua pesawat komersial yang mulanya hanya digunakan oleh pesawat-pesawat militer.

Berikut adalah link transkrip detik-detik jatuhnya pesawat KAL 007

http://en.wikisource.org/wiki/Korean_Air_Lines_Flight_007_transcripts

Sumber dan Kutipan

http://en.wikipedia.org/wiki/Korean_Air_Lines_Flight_007

http://www.indoflyer.net/content.asp?ContentId=27491

(dengan perubahan seperlunya)

Hewan Tercepat di Dunia

Selama ini, kalau ditanya apa hewan paling cepat di dunia pasti jawabnya Cheetah. Yup, hewan yang tergolong keluarga kucing ini memiliki kecepatan rata-rata sebesar 110 km/jam. Wah, cepet juga ya larinya. Namun, cheetah harus mundur dari posisinya dulu karena masih ada satu hewan yang geraknya jauh lebih cepat dari cheetah

Dia adalah Alap-Alap Kawah atau lebih dikenal sebagai Peregrine Falcon (dari bahasa Latin, Falco peregrinus). Hewan ini, termasuk ke dalam kelas Aves, dan salah satu spesies Alap-alap terbesar dengan panjang sekitar 50 cm. Burung ini memiliki bulu berwarna hitam, kelabu dan biru, berparuh kuning besar dengan ujung hitam lancip dan berekor pendek. Dada dan perut berwarna putih dengan garis-garis hitam. Burung betina serupa, tapi biasanya berukuran dan mempunyai paruh lebih besar dari burung jantan.

Kecepatan terbang Peregrine Falcon bisa mencapai 180 km/jam. Dengan kecepatannya ini, Peregrine Falcon dapat menangkap mangsanya dengan mudah. Biasanya yang menjadi mangsa adalah kelinci, kelelawar, serangga, kadal, dan ikan. Suatu waktu, Peregrine Falcon dapat mencapai kecepatan hingga 300 km/jam. Data yang pernah dicatat bahwa kecepatan tertingginya yaitu 320 km/jam.

Spesies ini banyak ditemukan di daerah khatulistiwa dan selatannya. Namun, tak terkecuali daerah utara. Spesies ini memiliki sebaran yang cukup luas di Asia bagian utara dan Eropa Barat. Namun, spesies ini sudah dikategorikan sebagai spesies yang menuju kepunahan karena penangkapan besar-besaran yang ilegal oleh oknum-oknum yang tidak manusiawi.